Logo Header Antaranews Kalteng

Pembangunan PJU baru di Sampit mulai pendirian tiang

Kamis, 14 Agustus 2025 19:09 WIB
Image Print
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur Raihansyah memantau pemasangan perdana tiang PJU baru di Jalan Pramuka, Senin (11/8/2025). ANTARA/HO-Dishub Kotim

Sampit (ANTARA) - Pembangunan penerangan jalan umum (PJU) di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka Kecamatan Mentawa Baru Ketapang Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah kini sudah memasuki pendirian tiang.

"Senin tadi sudah dimulai pendirian tiang lampunya. Progresnya sudah lebih dari 65 persen," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, Raihansyah di Sampit, Kamis.

Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur melalui Dinas Perhubungan terus meningkatkan penerangan jalan umum, termasuk di Sampit. Upaya dilakukan secara bertahap menyesuaikan kemampuan keuangan daerah setiap tahunnya.

Peningkatan PJU ini untuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang beraktivitas pada malam hari. Penerangan yang memadai diharapkan bisa mencegah kecelakaan lalu lintas serta tindak kriminal sehingga masyarakat semakin merasa aman dan nyaman.

Tahun ini pembangunan PJU dilakukan di 164 titik di sepanjang Jalan Pemuda dan Jalan Pramuka Kecamatan Mentawa Baru Ketapang. Penentuan titik dilakukan melalui berbagai pertimbangan dengan melihat kondisi di lokasi tersebut.

Pembangunan penerangan jalan umum di Jalan Pemuda ditangani CV Sarana Indah Motor dengan nilai kontrak Rp2.701.643.985. Jumlah titik pemasangan sebanyak 81 tiang lampu. Pemasangan lampu di jalan sepanjang 2,3 kilometer itu dilaksanakan selama 147 hari terhitung 21 Mei hingga 15 Oktober 2025.

Sementara itu, pembangunan PJU di Jalan Pramuka ditangani oleh PT Wardhana Wardhani Jaya dengan nilai kontrak Rp2.845.750.068 untuk pemasangan 83 tiang lampu di sepanjang 3,2 kilometer Jalan Pramuka. Masa kontrak selama 154 hari terhitung 22 Mei-21 Oktober 2025.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah Polres Kotim digelar hingga Desember

Sejauh ini, pengerjaan pembangunan PJU ini tidak mengalami kendala berarti meski tiang harus didatangkan dari Pulau Jawa. Semua berjalan lancar dan masih dalam situasi terkendali sesuai dengan target waktu yang ditetapkan.

"Target kami, September nanti selesai, walaupun batas waktu di kontrak itu sampai Oktober. Cuaca cukup mendukung selama proses pengecoran pondasi sehingga semua berjalan sesuai rencana," ujar Raihansyah.

Pria yang juga menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Kotawaringin Timur ini menambahkan, pembangunan PJU merupakan salah satu program strategis Bupati Halikinnor di periode kedua ini. PJU yang merata diharapkan lebih memberi keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat saat beraktivitas di malam hari.

Pembangunan PJU baru ini juga menjawab aspirasi masyarakat terkait masih adanya kawasan yang gelap sehingga rawat terjadi kecelakaan lalu lintas maupun tindak kriminal.

"Untuk tahun depan, kami merencanakan PJU dengan sistem solar cell atau bertenaga surya. Akan dicari yang kualitasnya bagus agar tahan lama sehingga tidak ada lagi beban dalam pembayaran tarif listrik," demikian Raihansyah.

Baca juga: Ketua KONI Kotim bertekad raih prestasi sehat andalkan atlet lokal

Baca juga: KSOP Sampit pastikan kegiatan perusahaan di pelabuhan tertib dan aman

Baca juga: KONI Kotim diminta tancap gas persiapan hadapi Porprov Kalteng



Pewarta :
Editor: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026