Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkab Katingan perkuat kolaborasi tekan angka stunting

Jumat, 15 Agustus 2025 18:43 WIB
Image Print
Bupati Katingan Saiful, saat mengikuti Rakor Percepatan Penurunan Stunting dan Program Pembangunan Kependudukan, Keluarga, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Palangka Raya. (ANTARA/HO-Dokumentasi Pribadi)

Kasongan (ANTARA) - Bupati Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng) Saiful, menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Katingan untuk terus mempercepat penurunan angka stunting di daerah.

Komitmen tersebut disampaikan saat menghadiri Rapat Koordinasi (Rakor) Percepatan Penurunan Stunting dan Program Pembangunan Kependudukan, Keluarga, dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana) di Aula Jayang Tingang, Kantor Gubernur Kalimantan Tengah, Kemarin.

“Kami akan memperkuat kolaborasi lintas sektor, mulai dari peningkatan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, pemenuhan gizi, hingga pemberdayaan keluarga dan masyarakat,” jelas Saiful.

Ketua TP PKK Kabupaten Katingan, Sumiati Saiful, yang turut hadir mendampingi, menekankan pentingnya peran PKK dalam mendukung edukasi gizi keluarga.

“Kami akan terus menggerakkan kader hingga ke tingkat desa untuk memberikan pendampingan dan penyuluhan langsung kepada keluarga,” ungkapnya.

Rakor tersebut dibuka oleh Wakil Gubernur Kalimantan Tengah, Edy Pratowo yang menegaskan bahwa penanggulangan stunting merupakan salah satu program prioritas pemerintah provinsi.

Kemudian juga mendorong seluruh perangkat daerah dalam Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) untuk bersinergi dan bekerja proaktif di lapangan.

“Pemerintah Kabupaten/Kota dan TPPS se-Kalimantan Tengah agar memanfaatkan secara optimal Dana Alokasi Khusus Bantuan Operasional Keluarga Berencana (DAK BOKB),” tegas Edy Pratowo.

Sementara itu, Kepala Perwakilan BKKBN Kalteng, Sunarto, dalam paparannya menyampaikan bahwa sejumlah indikator nasional seperti Total Fertility Rate (TFR), prevalensi kontrasepsi modern, dan Indeks Pembangunan Keluarga telah melampaui target.

Namun, angka unmet need KB di Kalteng masih berada di 11,1 persen, lebih tinggi dari target 7,4 persen.

Data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) mencatat, angka stunting di Kabupaten Katingan pada 2024 sebesar 19,6 persen, turun dari 14,4 persen di tahun sebelumnya.

Penurunan ini dinilai sebagai bukti nyata kerja sama semua pihak dalam mempercepat penurunan stunting di Bumi Penyang Hinje Simpei.



Pewarta :
Editor: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026