
Insan perhubungan di Kotim ramai-ramai sumbang darah

Sampit (ANTARA) - Puluhan insan perhubungan di Kabupaten Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah ramai-ramai ikut kegiatan sosial donor darah dalam rangkaian peringatan Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) 2025.
"Kami berterima kasih atas partisipasi semua pihak, khususnya yang ikut mendengarkan darahnya. Harapan kami bisa mencapai target 100 orang," kata Ketua Panitia Harhubnas 2025 Kotawaringin Timur, Hendrik Sugiharto di Sampit, Senin.
Donor darah dilaksanakan Terminal Penumpang Pelabuhan Sampit. Kegiatan ini disambut antusias karena dinilai sangat bermanfaat secara sosial bagi warga yang membutuhkan darah.
Insan perhubungan yang ikut dalam kegiatan ini di antaranya dari Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas III Sampit, Bandara Haji Asan Sampit, Pelindo Sampit, Dinas Perhubungan Kotawaringin Timur, perusahaan operator pelayaran dan lainnya.
Meski digelar oleh insan perhubungan dalam rangka memperingati Harhubnas, kegiatan ini terbuka untuk masyarakat umum. Panitia pun dengan senang hati melayani ketika ada warga yang ingin ikut mendonorkan darahnya.
Donor darah ini sekaligus menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa kemanusiaan dan solidaritas. Selain bermanfaat bagi penerima, donor juga memberikan dampak positif bagi kesehatan para pendonor.
Selain donor darah, rangkaian kegiatan Harhubnas juga meliputi bersih-bersih pelabuhan, lomba bola voli, olahraga bersama, upacara, doa bersama dan jalan sehat yang akan digelar pada 20 September mendatang.
Baca juga: Legislator Kotim minta segera inventarisasi dampak banjir
Menurut Hendrik, peringatan Harhubnas bukan sekadar perayaan seremonial, tetapi juga momen refleksi untuk memperkuat komitmen pelayanan, keselamatan, dan profesionalisme sektor transportasi. Dia mengaku bangga dengan semangat kebersamaan seluruh pihak yang terlibat.
“Semua ini menunjukkan bahwa insan perhubungan tidak hanya sebagai penggerak logistik dan mobilitas, tetapi juga penjaga nilai kemanusiaan, solidaritas, dan kebangsaan,” demikian Hendrik.
Kepala KSOP Kelas III Sampit Hotman Siagian, juga mengapresiasi kegiatan donor darah. Ini merupakan wujud kepedulian paling tulus, sebab setetes darah bisa menjadi harapan hidup bagi orang lain.
“Di balik jarum suntik dan kantong darah, tersimpan semangat kemanusiaan, solidaritas, dan cinta kasih yang melampaui batas profesi maupun instansi. Saya ucapkan terima kasih kepada panitia, PMI, tenaga medis, dan semua peserta donor darah. Semoga kebaikan ini menjadi amal jariyah,” kata Hotman.
Hotman berharap momentum Harhubnas 2025 dapat memperkuat sinergi, meningkatkan profesionalisme, serta menumbuhkan empati dalam pelayanan transportasi.
"Insan perhubungan bukan hanya penggerak roda transportasi, tetapi juga penjaga denyut kehidupan bangsa,” demikian Hotman.
Baca juga: Dinsos Kotim evakuasi ODGJ terlilit kawat
Baca juga: Tiga kebakaran lahan dalam sehari di Kotim
Baca juga: BKSDA Sampit terima penyerahan bayi orang utan
Pewarta : Norjani
Editor:
Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
