Bupati tegaskan komitmen perkuat PAUD di Lamandau

id pemkab lamandau, nanga bulik, paud lamandau, bupati rizky aditya putra, rizky mahodenk

Bupati tegaskan komitmen perkuat PAUD di Lamandau

Pengukuhan Pokja Bunda PAUD Lamandau. (ANTARA/HO-Pemkab Lamandau)

Nanga Bulik (ANTARA) - Bupati Lamandau, Kalimantan Tengah Rizky Aditya Putra bersama Wakil Bupati Abdul Hamid menghadiri Pengukuhan Kelompok Kerja (Pokja) Bunda PAUD.

Bupati Rizky menegaskan penguatan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) tidak hanya menjadi tugas pemerintah, tetapi memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan hingga tingkat desa.

“Guru PAUD di desa harus mendapat perhatian lebih agar mereka konsisten mendampingi anak-anak,” ujarnya.

Bupati menambahkan, kegiatan ini merupakan momentum penting dalam memperkuat fondasi layanan PAUD berkualitas di Lamandau.

Pemerintah daerah berkomitmen terus mendorong pemerataan layanan pendidikan yang ramah anak dan berkelanjutan.

Adapun kegiatan ini juga dirangkai dengan penandatanganan kerja sama lintas sektor, serta Apresiasi Bunda PAUD Tingkat Kabupaten Lamandau Tahun 2025.

Ketua TP-PKK Lamandau Norol Latifah dalam sambutan virtualnya menekankan pentingnya akselerasi transisi pembelajaran dari PAUD ke SD secara menyenangkan dan tidak memaksa.

“Semua anak Lamandau berhak memperoleh PAUD yang bermutu sebagai dasar masa depan mereka,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Pokja Bunda PAUD Kabupaten Lamandau juga resmi dikukuhkan, dengan Wakil Ketua TP-PKK Lamandau Helen Erawati dipercaya sebagai ketua.

Selain itu, dilakukan penandatanganan kerja sama dengan sejumlah dinas terkait sebagai langkah strategis memperkuat sinergi dalam pembangunan PAUD daerah.

Melalui kolaborasi tersebut, pemerintah daerah berharap dapat membangun ekosistem PAUD yang inklusif, adaptif, dan berkualitas bagi generasi muda.

Acara turut dihadiri unsur Forkopimda, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, Ibu Ketua Persit Kabupaten Lamandau, serta tamu undangan lainnya.


Pewarta :
Uploader : Ronny
COPYRIGHT © ANTARA 2025

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.