
PLN Kalselteng terjunkan 6 Tim PDKB jaga keandalan listrik jelang musim hujan

Palangka Raya (ANTARA) - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (UID Kalselteng) menerjunkan enam tim Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) di Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) untuk menjaga keandalan listrik menjelang musim hujan.
"Keandalan sistem kelistrikan ini kami lakukan melalui Gerakan Akselerasi Eksekusi Serentak (GAES)," kata General Manager PLN UID Kalselteng, Iwan Soelistijono melalui pernyataan yang diterima di Palangka Raya, Jumat.
Ia menegaskan bahwa seluruh personel PDKB merupakan tenaga bersertifikat yang didukung peralatan berstandar tinggi serta APD lengkap, sehingga pekerjaan bertegangan dapat berlangsung aman, efisien, dan tanpa mengganggu pelanggan.
“Semua pekerjaan dilakukan dengan prosedur keselamatan yang ketat untuk memastikan kontinuitas layanan listrik tetap terjaga. Ini adalah bentuk nyata komitmen kami dalam menghadirkan pelayanan yang andal dan aman bagi seluruh pelanggan,” kata Iwan.
Baca juga: PLN UID Kalselteng resmikan Bank Sampah Jolali Banjarbaru
Iwan menambahkan, kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menjaga keandalan sistem distribusi di seluruh wilayah Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah.
“Kami terus memastikan jaringan listrik dalam kondisi prima menghadapi potensi gangguan alam, agar masyarakat menikmati pasokan listrik yang stabil dan berkualitas,” tutupnya
Kegiatan ini Bupati HSS, Syafrudin Noor bersama jajaran Forkopimda, perwakilan DPRD, serta manajemen PLN UID Kalselteng dan PLN UP3 Barabai.
Sinergi ini menjadi langkah nyata antara pemerintah daerah dan PLN dalam memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat.
Bupati Syafrudin Noor mengapresiasi langkah PLN dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik di wilayahnya.
Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan vital yang menopang aktivitas masyarakat, dunia usaha, dan pelayanan publik.
“Melalui GAES PDKB ini, PLN membuktikan komitmen nyata menjaga kenyamanan pelanggan tanpa harus melakukan pemadaman,” kata Syafrudin.
Ia menegaskan bahwa Pemkab HSS siap mendukung penguatan infrastruktur kelistrikan, karena berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan ekonomi, peningkatan pendidikan, dan kualitas hidup masyarakat.
“Kami yakin pasokan listrik yang stabil akan semakin mempercepat kemajuan daerah dalam mewujudkan HSS yang sejahtera, mandiri, agamis, mengayomi, dan teknologis,” tambahnya.
PLN menerjunkan 6 tim PDKB beranggotakan 48 personel, didukung 6 unit mobil High Voltage Insulated Skylift untuk mempermudah pekerjaan di lapangan.
Tim menargetkan penyelesaian 144 titik pekerjaan hingga 31 Oktober 2025, mencakup pemeliharaan jaringan, pemangkasan pohon dan penggantian komponen rusak. Seluruh kegiatan dilakukan tanpa pemadaman (online/bertegangan) agar pasokan listrik masyarakat tetap terjaga.
Baca juga: PLN-Dishut Kalsel sepakati pembangunan jaringan listrik desa di tiga kabupaten
Baca juga: PLN dukung elektrifikasi industri tambang dengan pasokan 17 MVA di Tanah Bumbu
Baca juga: PLN berhasil pulihkan seluruh sistem kelistrikan pascagangguan di sebagian Kalsel-Teng
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026
