Palangka Raya (ANTARA) - Salah satu program unggulan yang digaungkan oleh Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) serta telah sukses berjalan di berbagai sekolah, yakni digitalisasi pembelajaran.
Wakil Gubernur Kalteng Edy Pratowo dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Minggu, menjelaskan, untuk mewujudkan digitalisasi pembelajaran maka pihaknya melalui Dinas Pendidikan (Disdik) berupaya melengkapi perangkat yang dibutuhkan.
"Di bidang sarana pembelajaran digital, sejak 2024 Pemprov Kalteng sudah mulai menyiapkan perangkat interaktif digital,“ ujarnya.
Baca juga: Mendikdasmen: Kebijakan Pemprov Kalteng di bidang pendidikan selaras dengan pusat
Dia pun memaparkan, untuk Kalimantan Tengah tercatat sebanyak lebih kurang 1.984 unit pada tahun 2024, kemudian berlanjut di tahun 2025 ini sebanyak 3.147 unit papan tulis interaktif.
"Ini yang sudah kami lakukan dan ini sudah 100 persen, di samping juga dari Kementerian Mendikdasmen juga membantu,” terangnya.
Dia menjelaskan papan tulis interaktif ini tersebar di satuan pendidikan, khususnya SMA, SMK, dan SKh, sebagai tulang punggung pelaksanaan pembelajaran digital dan hybrid.
Baca juga: Pemprov Kalteng lengkapi sarpras SMKN 2 Kumai
Lebih lanjut Edy Pratowo mengatakan, revitalisasi fisik dan pembelajaran dilakukan serentak di sekolah-sekolah jenjang SMA, SMK, dan SKh.
Hanya saja keberhasilan digitalisasi pembelajaran di Kalteng tak bisa lepas dari kemampuan menjangkau daerah yang belum terlayani internet.
Oleh karenanya digitalisasi pembelajaran didukung dengan penyediaan panel surya dan koneksi Starlink di titik-titik yang sulit akses listrik dan jaringan.
“Ini sudah dilakukan 100 persen di wilayah provinsi Kalimantan Tengah,” demikian Wagub Kalteng.
Baca juga: Gubernur Kalteng: MTQH wadah memperkuat keimanan dan persaudaraan
Baca juga: Wagub Kalteng paparkan kesuksesan digitalisasi pembelajaran di panggung nasional
