Logo Header Antaranews Kalteng

Mendikdasmen: Kebijakan Pemprov Kalteng di bidang pendidikan selaras dengan pusat

Minggu, 16 November 2025 23:54 WIB
Image Print
Rakor kepala daerah tingkat nasional dalam revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026 di Tangerang belum lama ini. (ANTARA/HO-Disdik Kalteng)

Palangka Raya (ANTARA) - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu’ti mengatakan kebijakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) di bidang pendidikan selaras dengan pemerintah pusat.

"Apa yang ditunjukkan Kalteng melalui Kelas Digital Huma Betang, distribusi TV interaktif, papan tulis digital, hingga pemanfaatan jaringan internet di wilayah sulit, dinilai selaras dengan arah kebijakan nasional," kata Abdul Mu'ti.

Hal itu dia sampaikan di sela rapat koordinasi (rakor) kepala daerah dalam revitalisasi satuan pendidikan dan digitalisasi pembelajaran tahun 2026 di Tangerang belum lama ini.

Baca juga: Wagub Kalteng paparkan kesuksesan digitalisasi pembelajaran di panggung nasional

Kalteng dinilai berhasil menunjukkan dengan komitmen pimpinan daerah, sinergi lintas sektor, dan keberanian berinovasi, digitalisasi pembelajaran bukan lagi sekadar wacana.

Kenyataannya, di lapangan sudah menjadi praktik nyata yang dirasakan langsung oleh guru dan siswa dari kota hingga pelosok.

Dalam rakor ini, berbagai apresiasi diberikan sekaligus menjadikan pengalaman Kalteng sebagai referensi dalam menata roadmap atau pemetaan digitalisasi pembelajaran di daerah masing-masing.

Lebih lanjut Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam arahannya menyampaikan rakor ini digelar untuk menyelaraskan persepsi dan memperkuat koordinasi antara pemerintah pusat dan daerah.

Baca juga: Disdik Kalteng tekankan pentingnya penguasaan bahasa asing di era globalisasi

“Rakor ini menjadi wadah bagi kepala daerah untuk memberikan masukan agar program berjalan sebaik-baiknya. Dukungan kepala daerah adalah kunci sukses implementasi di lapangan,” katanya.

‎Ia menegaskan program revitalisasi dan digitalisasi pembelajaran 2026 tidak hanya menyentuh aspek fisik sekolah, tetapi juga menyasar kualitas pembelajaran, pemerataan akses digital, serta penguatan kompetensi tenaga pendidik di seluruh Indonesia.

Baca juga: Sebanyak 115 pelajar ikuti Olimpiade Bahasa Jerman di Kalteng

Baca juga: Disdik Kalteng jadikan program digitalisasi sekolah sebagai prioritas

Baca juga: Tiga guru dan dua siswa di Palangka Raya terpilih dalam Program BTI



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026