Kuala Kurun (ANTARA) - Bupati Gunung Mas, Kalimantan Tengah Jaya S Monong menekankan pentingnya seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup pemerintah kabupaten setempat, agar menginternalisasi Program Tambun Bungai dalam setiap kebijakan.
"Program Tambun Bungai bukan sekadar slogan. Saya ingin program ini terinternalisasi dalam setiap kebijakan,” ucapnya saat memimpin apel di Kuala Kurun, Senin.
Adapun program Tambun Bungai merupakan program pembangunan daerah yang terbagi ke dalam lima pilar utama, yakni Tambun Bungai Maju, Tambun Bungai Sehat, Tambun Bungai Cerdas, Tambun Bungai Mandiri, dan Tambun Bungai Bermartabat.
Untuk itu, program Tambun Bungai hendaknya terinternalisasi dalam setiap kebijakan, dengan mengedepankan sumber daya manusia yang unggul melalui pendidikan dan kesehatan yang layak, pembangunan infrastruktur yang terkoneksi, serta inovasi dalam digitalisasi pelayanan publik.
Di samping itu, Jaya juga mengingatkan ASN Pemkab Gumas agar menjadikan kedisiplinan sebagai napas pelayanan. Disiplin yang dimaksud di sini bukan sekadar soal kehadiran, melainkan komitmen moral dalam menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.
"Saya tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan yang lambat karena petugas tidak berada di tempat. ASN Pemkab Gumas harus menjadi contoh dalam ketaatan terhadap aturan," tegasnya.
Bupati Gumas itu juga meminta seluruh perangkat daerah untuk menerapkan kinerja berbasis output dan outcome. Ia menegaskan bahwa setiap rupiah dari APBD harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Baca juga: Karateka Gumas sabet 15 medali di Palangka Raya Open Karate Championship 2025
Ia meminta ASN Pemkab Gumas tidak lagi bekerja secara rutinitas belaka di tahun 2026. Mereka hendaknya menggunakan target kinerja sebagai kompas, bukan sebagai beban.
Orang nomor satu di lingkup Pemkab Gumas ini pun mengajak seluruh pihak untuk meningkatkan profesionalisme dan mengembangkan inovasi, untuk memangkas birokrasi yang berbelit-belit.
Lebih lanjut, Bupati Gumas mengingatkan seluruh ASN, jabatan dan status sebagai pegawai negeri merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
"Jangan jadikan status ASN untuk bersikap eksklusif. Jadikanlah sebagai sarana untuk menjadi pelayan masyarakat yang rendah hati dan berprestasi tinggi," demikian Jaya.
Baca juga: Forum Damang Gumas diharap tingkatkan efekfivitas pelaksanaan hukum adat
Baca juga: Bupati Gunung Mas lantik sejumlah pejabat eselon III, berikut daftarnya
Baca juga: Gumas perhatikan ketahanan pangan jelang Nataru di tengah risiko bencana
