
Intensitas hujan meningkat, DPRD Palangka Raya minta warga waspadai banjir

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua II Komisi III DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Sri Ani Rintuh meminta warga meningkatkan kewaspadaan potensi banjir di tengah curah hujan tinggi saat ini.
“Berdasarkan data dan pengamatan tahun-tahun sebelumnya, awal tahun sering kali menjadi masa dengan curah hujan yang meningkat di Palangka Raya,” katanya di Palangka Raya, Kamis.
Dia mengungkapkan, kawasan layaknya bantaran sungai, permukiman yang berada di dataran rendah, serta wilayah yang memiliki permasalahan drainase perlu mendapatkan perhatian serius dari pemerintah daerah.
“Beberapa wilayah seperti daerah pesisir sungai, permukiman di daerah rendah, serta kawasan dengan sistem drainase yang kurang optimal menjadi titik rawan yang harus diantisipasi sejak dini,” ucapnya.
Sri menambahkan, dampak banjir tidak hanya sebatas terganggunya aktivitas masyarakat dan kerusakan harta benda, lanjutnya, tetapi juga berpotensi menimbulkan persoalan kesehatan. Penyebaran penyakit menular, terhambatnya akses transportasi, hingga terganggunya proses pembangunan menjadi risiko lanjutan yang harus diwaspadai.
Baca juga: DPRD Kalteng soroti 1.368 desa belum rampungkan tapal batas
Untuk itu, ia mendorong Pemerintah Kota Palangka Raya melalui dinas terkait agar segera mengambil langkah-langkah antisipatif, seperti pengecekan dan pembersihan saluran drainase, pemantauan kondisi cuaca dan tinggi muka air sungai secara rutin, serta kesiapan sarana dan prasarana penanggulangan banjir.
“Kami berharap pemerintah daerah bisa bergerak cepat dan proaktif, terutama dalam memastikan sistem drainase berfungsi dengan baik serta kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir,” ujarnya.
Sri juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pencegahan banjir dengan menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air. Selain itu, kesiapan keluarga dalam menghadapi kemungkinan banjir juga dinilai penting.
“Pencegahan banjir adalah tanggung jawab bersama. Komunikasi dan sinergi yang baik antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci utama dalam mengantisipasi potensi bencana banjir di Kota Palangka Raya,” demikian Sri.
Baca juga: Ketua DPRD minta Pemkot Palangka Raya segera tindak lanjuti catatan BPK RI
Baca juga: Legislator Jatim: Migas Madura berpotensi dongkrak ekonomi masyarakat
Baca juga: Palangka Raya perkuat sinergi wujudkan kota layak anak secara menyeluruh
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
