Tamiang Layang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah bersama BPJS Kesehatan menggelar rapat koordinasi (rakor) mengenai rekonsiliasi data kepesertaan program pekerja bukan penerima upah (PBPU) dan bukan pekerja (BP) pemerintah daerah tahun 2026.
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Muara Teweh Yudha Hastiadi di Tamiang Layang, Selasa, mengatakan forum ini penting untuk menyelaraskan data peserta, pembiayaan iuran serta langkah-langkah penguatan layanan jaminan kesehatan bagi masyarakat.
"Peserta PBPU dan BP Pemda Barito Timur hingga Januari 2026 tercatat sebanyak 39.204 jiwa, sehingga perlu lebih disinkronkan lagi," ucapnya.
Menurut dia, rekonsiliasi data kepesertaan sangat dilakukan secara berkala, termasuk pemutakhiran data penduduk pindah, meninggal dunia, maupun perubahan status kepesertaan lainnya, agar bantuan iuran daerah tepat sasaran.
"Jadi, kami menyambut baik adanya rakor ini. Apalagi adanya komitmen dari Pemda Bartim komitmen untuk terus memperkuat program jaminan kesehatan bagi masyarakat," tandas Yudha Hastiadi.
Baca juga: Bupati Bartim ingatkan SOPD bekerja secara terukus dan efisien gunakan anggaran
Seperti dikutip dari MMC Bartim, rakor tersebut dihadiri unsur perangkat daerah terkait, antara lain Bagian Pemerintahan Umum Setda Barito Timur, Dinas PMD Sosial, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Inspektorat, BPKAD, dan Dinas Kesehatan.
Kehadiran OPD teknis tersebut diharapkan memperkuat koordinasi lintas sektor, khususnya dalam validasi data kepesertaan, penetapan peserta, serta pengelolaan anggaran iuran jaminan kesehatan daerah.
Pemkab Bartim pun akan mendorong percepatan penetapan peserta tahun 2026, peningkatan akurasi data, serta optimalisasi sosialisasi dan pelayanan peserta hingga ke tingkat desa dan kecamatan, sehingga manfaat program jaminan kesehatan dapat dirasakan secara merata oleh warga Barito Timur.
Baca juga: DPRD Bartim minta seluruh OPD jaga akuntabilitas laksanakan program prioritas
Baca juga: Misnohartaku resmi jabat Sekda Bartim
Baca juga: Bupati terus upayakan ruas jalan nasional di Bartim segera diperbaiki
