Logo Header Antaranews Kalteng

Pemkot Palangka Raya tangani 20.418 meter jalan lingkungan pada 2025

Rabu, 14 Januari 2026 16:39 WIB
Image Print
Pemerintah Kota Palangka Raya melakukan peningkatan kualitas jalan di lingkungan perumahan. (ANTARA/Rendhik Andika)

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Fairid Naparin menyatakan pemerintah kota melalui Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (Disperkimtan) menangani peningkatan kualitas jalan sepanjang 20.418 meter pada periode 2025.

"Sementara pembangunan dan perbaikan drainase lingkungan sepanjang 1.895 meter. Seluruhnya terealisasi sesuai target yang artinya selama 2025 Pemkot telah merampungkan perbaikan jalan lingkungan dan drainase dengan tingkat realisasi 100 persen," kata Fairid di Palangka Raya, Rabu.

Wali Kota Palangka Raya dua periode ini menerangkan, diantara ruas jalan lingkungan yang ditangani pada 2025 ini antara lain Jalan Badak XVIII, Jalan Paus III, Jalan Damai Sejahtera, Jalan Antang II, Jalan Mataram, Jalan Runting Suling, hingga Jalan Bukit Palangka VII.

"Selain itu juga ada kawasan lain yang kualitas jalannya kami tingkatkan, terutama di wilayah padat penduduk. Sementara salah satu contoh peningkatan drainase kami lakukan dengan pembangunan box culvert di Jalan AMD, Kelurahan Petuk Katimpun," katanya.

Pria nomor satu di wilayah Ibu Kota Provinsi Kalteng ini menegaskan bahwa pembangunan, perbaikan maupun pembenahan jalan dan drainase lingkungan di Kota Palangka Raya, masih menjadi program prioritas di masa kepemimpinannya.

Pentingnya pembangunan, perbaikan maupun pembenahan jalan dan drainase tersebut untuk meningkatkan konektivitas, kenyamanan, serta kualitas lingkungan hidup masyarakat.

"Ini mengingat jalan dan drainase sangat diperlukan, karena menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat dalam berbagai sudut pandang," kata Fairid.

Baca juga: Lurah Panarung akui warga usulkan Puskesman Panarung direlokasi

Di sisi lain dia juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat serta memanfaatkan secara maksimal berbagai fasilias yang dibangun pemerintah. Tujuannya untuk memastikan dampak pembangunan dapat dirasakan dan dinikmati dalam jangka Panjang.

"Diantara caranya seperti melintasi jalan dengan tidak melebihi kapasitas tonase. Kemudian juga jangan membuang sampah di aliran drainase, membersihkan drainse secara berkala dan segera melaporkan ke pemerintah jika melihat potensi kerusakan," katanya.

Baca juga: Pemkot Palangka Raya gencarkan normalisasi drainase cegah banjir perkotaan

Baca juga: Pemkot Palangka Raya tingkatkan penataan kawasan Sungai Kahayan

Baca juga: Selama 2025 Kota Palangka Raya dikunjung 644.270 wisatawan



Pewarta :
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026