Logo Header Antaranews Kalteng

BMKG ingatkan nelayan Kalteng waspadai potensi gelombang tinggi

Jumat, 6 Februari 2026 17:47 WIB
Image Print
ILUSTRASI/Arsip : Dua nelayan mengangkat boks berisikan hasil tangkapan ikan seusai turun dari kapal (3/2/2025). (ANTARA/Ananto Pradana)

Palangka Raya (ANTARA) - Prakirawan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Kalimantan Tengah (Kalteng) Stasiun Meteorologi Tjilik Riwut Palangka Raya, Muhamad Ihsan Sidiq mengingatkan serta meminta nelayan maupun masyarakat di sepanjang pesisir perairan wilayah selatan provinsi ini, agar lebih mewaspadai gelombang laut setinggi dua meter.

"Waspadai potensi tinggi gelombang berkisar antara 0,5 hingga 2 meter di wilayah Perairan Selatan Kalimantan Tengah selama sepekan," katanya di Palangka Raya, Jumat.

Dia juga mengimbau masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut karena tinggi gelombang tersebut masuk kategori rendah hingga sedang.

Pihaknya pun meminta warga pesisir juga waspada adanya pertumbuhan awan konvektif atau awan cumulonimbus (CB) yang berpotensi menjadikan hujan intensitas sedang hingga lebat, dan menimbulkan angin kencang serta menambah tinggi gelombang air laut.

"Waspadai adanya pertumbuhan awan CB yang dapat menambah tinggi gelombang di wilayah Pesisir dan Perairan Selatan Kalimantan Tengah. Dihimbau kepada masyarakat pesisir agar berhati-hati ketika beraktivitas di laut," kata Ihsan.

Dia mengatakan, daerah belokan angin dan perlambatan kecepatan angin (konvergensi) terpantau di wilayah Kalimantan Tengah. Kondisi ini juga mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sepanjang wilayah tersebut.

Baca juga: BNPB sebut IKD Kotim tertinggi di Kalteng

Didukung oleh kelembaban udara yang cukup basah, labilitas lokal kuat yang mendukung proses konvektif pada skala lokal juga meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di beberapa wilayah Kalteng.

Dia menambahkan, tiga hari mendatang, potensi kecepatan angin diperkirakan antara 5-20 kilometer/jam. Angin ini umumnya bertiup dari arah Selatan menuju Timur.

"Sementara untuk suhu udara berkisar antara 23 sampai 32 derajat Celsius. Kelembaban udara berkisar antara 60 hingga 100 persen," kata Ihsan.

Masyarakat pun dapat memperbaharui informasi perkembangan cuaca, masyarakat dapat mengakses layanan yang diberikan BMKG melalui laman resmi BMKG, aplikasi BMKG dan berbagai media sosial BMKG.

Baca juga: Pemkab Bartim segera kukuhkan TRC dan simulasikan penanganan bencana

Baca juga: Angin kencang robohkan rumah warga di Sampit

Baca juga: Gubernur temui Menhut RI bahas optimalisasi DBH-DR untuk Kalimantan Tengah



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026