Logo Header Antaranews Kalteng

UMPR gelar Salat Idul Fitri dorong integrasi keislaman-ilmu pengetahuan

Jumat, 20 Maret 2026 12:47 WIB
Image Print
Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menggelar Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Halaman Gedung Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumpun Ilmu Kesehatan, Kampus 2 UMPR, Jumat (20/3). (ANTARA/UMPR)

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menggelar Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Halaman Gedung Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumpun Ilmu Kesehatan, Kampus 2 UMPR, Jumat (20/3) dengan diikuti civitas akademika dan masyarakat umum.

“Momentum Idul Fitri harus menjadi titik balik bagi civitas akademika untuk memperkuat komitmen dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an,” kata Assoc. Prof. Dr. Muhamad Yusuf, S.Sos., M.A.P., Rektor UMPR.

Ia menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam melahirkan generasi intelektual yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berintegritas dan berlandaskan nilai keislaman.

Salat Idul Fitri tersebut dipimpin oleh imam Adied Najiyurrahman, S.E., M.A.P., sementara khutbah disampaikan oleh Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Kalimantan Tengah, Prof. Dr. H. Ahmad Syar’i, M.Pd., dengan tema Ramadhan, Al Quran, dan Ilmu Pengetahuan.

Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) menggelar Salat Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah di Halaman Gedung Fakultas Kedokteran Gigi dan Rumpun Ilmu Kesehatan, Kampus 2 UMPR, Jumat (20/3). (ANTARA/UMPR)

Dalam khutbahnya, Ahmad Syar’i menyampaikan bahwa Idul Fitri merupakan momentum kembali kepada kesucian diri setelah menjalankan ibadah puasa Ramadhan, sekaligus menjadi titik awal peningkatan kualitas keimanan dan keilmuan umat.

Menurut dia, Al Quran tidak hanya berfungsi sebagai pedoman hidup, tetapi juga sebagai sumber inspirasi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Ia menambahkan, umat Islam didorong untuk memanfaatkan akal dalam mengkaji fenomena alam sebagai bagian dari upaya memahami tanda-tanda kebesaran Tuhan.

Selain itu, ia juga mengingatkan bahwa peradaban Islam pernah mencapai puncak kejayaan dalam bidang ilmu pengetahuan, sehingga hal tersebut perlu dijadikan motivasi untuk membangkitkan kembali tradisi keilmuan di era modern.

Dalam konteks lokal, ia mendorong civitas akademika UMPR untuk memanfaatkan potensi alam Kalimantan sebagai objek penelitian, khususnya di bidang kesehatan, farmasi, dan lingkungan.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antara civitas akademika UMPR dan masyarakat sekitar dalam suasana Idul Fitri.



Pewarta :
Editor: Rendhik Andika
COPYRIGHT © ANTARA 2026