Apple kembangkan pin AI wearable dengan kamera

id Apple, kembangkan, pin AI,wearable, dengan kamera, kalteng

Apple kembangkan pin AI wearable dengan kamera

Ilustrasi - Logo Apple. ANTARA/Sizuka

Jakarta (ANTARA) - Apple dilaporkan tengah mengembangkan perangkat wearable berbasis kecerdasan buatan (AI) berbentuk pin yang dibekali sejumlah komponen, termasuk beberapa kamera, speaker, mikrofon, serta dukungan pengisian daya nirkabel.

Dilansir dari Engadget pada Kamis, laporan The Information menyebutkan bahwa perusahaan pembuat iPhone itu sedang mengerjakan perangkat pin AI yang bentuknya menyerupai AirTag dengan ketebalan sedikit lebih besar.

Meski demikian, pengembangan pin AI ini disebut masih berada pada tahap sangat awal dan tidak menutup kemungkinan proyek tersebut dibatalkan sebelum masuk tahap produksi massal.

Menurut laporan tersebut, pin AI Apple digambarkan sebagai perangkat berbentuk cakram pipih dan tipis, dengan material aluminium dan kaca di bagian luar.

Perangkat ini disebut akan memiliki dua kamera, masing-masing kamera standar dan wide-angle, yang dapat digunakan untuk mengambil foto maupun merekam video lingkungan sekitar pengguna.

Selain itu, perangkat ini juga dilengkapi tiga mikrofon, sebuah speaker, serta satu tombol fisik di salah satu sisi bodi. Untuk pengisian daya, Apple dikabarkan menggunakan sistem pengisian induktif magnetik yang serupa dengan mekanisme pengisian daya pada Apple Watch.

Apple menargetkan peluncuran pin AI tersebut paling cepat pada 2027. Apple disebut cukup percaya diri dengan potensi perangkat ini, dengan rencana produksi awal mencapai sekitar 20 juta unit.

Informasi terkait perangkat baru ini muncul hampir bersamaan dengan laporan Bloomberg yang menyatakan Apple akan merombak Siri menjadi asisten bergaya chatbot seperti ChatGPT.

Langkah tersebut diperkuat dengan pengumuman terbaru bahwa teknologi AI Gemini milik Google akan digunakan untuk mendukung kemampuan kecerdasan buatan Siri.


Pewarta :
Editor : Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.