Logo Header Antaranews Kalteng

Berikut prioritas pembangunan Pemkab Gumas pada 2027

Senin, 2 Februari 2026 15:14 WIB
Image Print
Suasana pembukaan Musrenbang Kecamatan Kurun di Kuala Kurun, Senin (2/2/2026). (ANTARA/HO-PWI Gumas)

Kuala Kurun (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas), Kalimantan Tengah memiliki prioritas pembangunan pada 2027 dengan tema Peningkatan Sumber Daya Manusia yang Unggul dan Produktif Berbasis Pemerataan Pembangunan Daerah.

Bupati Gumas Jaya S Monong dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekretaris Daerah Richard, saat membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Kurun di Kuala Kurun, Senin, mengatakan tema tersebut tidak berdiri sendiri, melainkan harus bersinergi dengan Program Quick Win Presiden RI.

"Untuk mewujudkannya, prioritas pembangunan kita antara lain penyediaan fasilitas transportasi publik yang berkualitas dan merata, jaringan logistik, dan infrastruktur jalan serta jembatan yang handal," ungkapnya.

Kemudian peningkatan akses perumahan dan permukiman layak huni dan penyediaan infrastruktur layanan dasar kewilayahan. Peningkatan kemandirian dan produktivitas perdesaan dalam pembangunan ekonomi dan sarana prasarana kewilayahan.

Meningkatkan kualitas tenaga pendidik dan kependidikan, serta penyediaan infrastruktur pendidikan yang merata dan memadai. Peningkatan akses pendidikan hingga ke perguruan tinggi yang merata dan berkualitas.

Baca juga: Resmi dimulai, pembangunan Sekolah Rakyat Gumas ditargetkan rampung Juni

Selanjutnya, penyediaan sarana prasarana pertanian berkualitas, khususnya produksi, pengolahan dan pemasaran. Penguatan hilirisasi perekonomian berbasis potensi agro (pertanian dalam arti luas).

Pemerataan perlindungan sosial masyarakat pada masyarakat kurang mampu dan kaum marjinal, peningkatan produktivitas tenaga kerja dan perluasan lapangan kerja berkualitas, serta digitalisasi pelayanan publik yang inovatif.

Ia menyadari, kemampuan keuangan daerah beberapa tahun ini sangat terbatas, di mana salah satu penyebabnya adalah porsi Transfer Keuangan ke Daerah yang diterima oleh Pemerintah Kabupaten/Kota sangat minim sekali.

Selain itu juga realisasi Pendapatan Asli Daerah sampai dengan tahun 2025 kontribusinya bagi APBD Gumas juga masih di bawah 10 persen.

Oleh sebab itu, musrenbang ini bukan sekadar menyusun daftar keinginan, tetapi menyusun daftar kebutuhan prioritas.

"Bila ternyata yang diusulkan tidak sesuai dengan tema dan prioritas pembangunan dimaksud, saya berharap kecamatan dan perangkat daerah sebagai verifikator dapat memilah dan menyaring usulan tersebut," tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Riset dan Inovasi Daerah Gumas Pridledi menyampaikan, musrenbang tingkat kecamatan akan dilaksanakan di 12 kecamatan yang ada di kabupaten setempat, 2-5 Februari 2026.

"Setelah musrenbang tingkat kecamatan rampung akan dilanjutkan dengan pelaksanaan musrenbang tingkat kabupaten, yang pelaksanaannya paling lambat minggu keempat Maret 2026," demikian Pridledi.

Baca juga: Personel gabungan padamkan kebakaran 10 hektare lahan di Gumas

Baca juga: Pemkab Gumas manfaatkan DBH sawit lanjutkan peningkatan jalan Kuala Kurun-Sarerangan

Baca juga: Pemkab Gumas berharap kembali dapat hibah sarana prasarana pengelolaan sampah



Pewarta :
Editor: Muhammad Arif Hidayat
COPYRIGHT © ANTARA 2026