Logo Header Antaranews Kalteng

Shanghai cetak 320 perusahaan teknologi baru setiap hari

Kamis, 5 Februari 2026 14:27 WIB
Image Print
(PRNewsfoto/Shanghai Electric)

Shanghai (ANTARA) - Shanghai gencar meningkatkan inovasi ilmu pengetahuan dan teknologi pada tahun lalu, dengan rata-rata lebih dari 320 perusahaan teknologi baru didirikan setiap harinya di kota yang terletak di China timur itu, demikian menurut sidang tahunan kongres rakyat Shanghai.

Menurut laporan kerja pemerintah kota tersebut, pengeluaran Shanghai untuk penelitian dan pengembangan sebagai bagian dari produk domestik brutonya mencapai sekitar 4,5 persen pada 2025.

Total nilai volume produksi industri-industri emerging strategisnya di sektor industri meningkat 6,5 persen tahun lalu, dengan skala gabungan dari tiga industri terkemuka, yaitu sirkuit terpadu (chip), biomedis, dan kecerdasan buatan (AI), melebihi 2 triliun yuan (1 yuan = Rp2.418) atau sekitar 287,63 miliar dolar AS (1 dolar AS = Rp16.777).

Shanghai juga terus menyempurnakan kebijakan pendukungnya bagi perusahaan teknologi terkemuka dan perusahaan dengan pertumbuhan tinggi.Hingga akhir 2025, kota itu telah mewadahi lebih dari 23.000 usaha kecil dan menengah (UKM) inovatif, 13.000 UKM terspesialisasi dan canggih, serta 1.000 perusahaan "raksasa kecil" yang unggul di sektor-sektor khusus (niche).

Selain itu, kota metropolitan tersebut juga telah meluncurkan 18 inkubator berkualitas tinggi, yang mencakup industri emerging dan bidang mutakhir seperti teknologi kuantum optoelektronik, penginderaan pintar, biologi sintetis, serta terapi sel dan gen.

Secara khusus, laporan kerja pemerintah Shanghai menguraikan rencana untuk memperkuat inovasi teknologi, menyempurnakan sistem pembinaan perusahaan inovatif, dan membangun lebih dari 50 pabrik pintar mutakhir pada 2026.



Pewarta :
Editor: Nano Ridhansyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026