
Diskominfo Palangka Raya edukasi cerdas bermedsos siswa SMP

Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfo) setempat melaksanakan edukasi digital dalam rangka meningkatkan kecerdasan bermedia sosial bagi kalangan siswa di SMP Negeri 4 Palangka Raya.
"Kegiatan ini bertujuan untuk membekali para pelajar agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta mampu menyaring informasi di tengah derasnya arus digitalisasi," kata Kepala Diskominfo Kota Palangka Raya, Saipullah di Palangka Raya, Rabu.
Dia mengatakan, berbagai kegiatan sosialisasi dan edukasi bermedia sosial itu sebagai upaya memerangi maraknya penyebaran konten negatif, baik praktik judi online, konten kekerasan, konten seksual, konten informasi bohong dan lainnya.
“Kegiatan ini penting dilakukan untuk meningkatkan kesadaran dan kemampuan menyaring penyebaran masif berbagai informasi daring di kalangan generasi muda. Tujuannya generasi muda mampu menangkal dampak buruk yang ditimbulkan banyaknya konten negatif yang saat ini,” katanya.
Dia menambahkan, edukasi bagi siswa SMP ini juga bertujuan untuk mendorong para pemuda agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi dan internet.
Siswa juga harus memahami cara melindungi data pribadi, bersikap bijak dalam berinteraksi di media sosial, dan mampu memilah informasi yang valid agar tidak terjebak dalam penyebaran hoaks atau informasi yang tidak benar.
Ia menambahkan, selain memberikan pemahaman mendalam tentang keamanan digital, kegiatan ini juga dapat menumbuhkan kesadaran kritis di kalangan pelajar dalam menghadapi konten negatif yang beredar di dunia maya.
“Dengan literasi digital yang baik, para siswa diharapkan mampu menciptakan ekosistem digital yang sehat di lingkungan sekolah maupun masyarakat,” tambahnya.
Kepala Bidang Pengelolaan Informasi Publik (PIP) Diskominfo Kota Palangka Raya, Hendra Surya, menjelaskan bahwa sekolah menjadi sasaran utama karena pelajar merupakan kelompok yang paling aktif berinteraksi dengan gawai dan internet.
“Kegiatan ini adalah agenda rutin kami. Tujuannya jelas, kita ingin menyasar para pelajar agar mereka tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga bijak dalam bermedia sosial dan mampu menangkal hoaks,” kata Hendra.
Dia menerangkan, pada sosialisasi tersebut, pihaknya mengedukasi pelajar akan pentingnya mengecek kebenaran berita sebelum membagikannya (sharing). Kemudian Etika Berkomentar dengan menjaga kesantunan di ruang publik digital serta edukasi keamanan data pribadi agar tidak sembarangan membagikan identitas diri di platform daring.
Hendra berharap, melalui sosialisasi yang berkelanjutan ini, angka penyebaran hoaks di Kota Palangka Raya dapat ditekan secara signifikan dan pelajar diharapkan mampu menjadi “agen literasi” bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.
“Kita ingin pelajar menjadi generasi yang kritis. Sebelum jempol bergerak untuk membagikan informasi, mereka harus berpikir dulu apakah berita ini benar dan bermanfaat atau tidak,” katanya.
Baca juga: PLN hadirkan promo tambah daya 50 persen di IIMS 2026
Baca juga: Pemkot Palangka Raya raih predikat Sangat Baik SAKIP dari Kemenpan RB
Baca juga: Kemenag Kalteng luncurkan program ekoteologi pesantren di Palangka Raya
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
