
UMPR-TWODAYSIDEA jajaki kerja sama di pagelaran karya di Seoul

Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangka Raya (UMPR) terus memperluas jejaring internasional dengan menjajaki kerja sama strategis bersama TWODAYSIDEA dalam pertemuan virtual melalui Zoom guna mempersiapkan karya pergelaran di Seoul, Korea Selatan pada Juni mendatang.
"Kolaborasi tersebut difokuskan pada persiapan partisipasi karya mahasiswa dan dosen UMPR dalam pagelaran ilustrasi internasional di Seoul," kata Direktur Kerja Sama Perguruan Tinggi UMPR, Rakhdinda Dwi Artha Qairi MAP di Palangka Raya, Sabtu.
Dia mengatakan, bahwa penjajakan ini merupakan langkah konkret internasionalisasi kampus, khususnya dalam penguatan sektor industri kreatif. Partisipasi dalam Seoul Illustration Fair menjadi momentum penting bagi UMPR untuk membawa karya sivitas akademika ke panggung global.
"Ini bukan hanya tentang pameran, tetapi tentang membangun kepercayaan diri, standar kualitas internasional, serta jejaring kolaborasi jangka panjang,” ujarnya.
Ia menegaskan, UMPR akan melakukan proses kurasi karya terbaik dari mahasiswa dan dosen untuk memastikan representasi kampus berjalan optimal.
Dalam pembahasan skema kerja sama, kedua pihak menyepakati sejumlah poin penting, meliputi pembagian peran, fokus kolaborasi, kebutuhan teknis program, serta ketentuan partisipasi. UMPR akan menyiapkan kurasi karya, sedangkan TWODAYSIDEA memfasilitasi koneksi, promosi, dan integrasi karya ke dalam ekosistem pameran internasional.
Kerja sama tersebut diharapkan tidak hanya membuka akses panggung global bagi sivitas akademika UMPR, tetapi juga memperkuat posisi perguruan tinggi sebagai pusat pengembangan talenta kreatif berdaya saing internasional.
Dengan sinergi yang dibangun, partisipasi dalam pagelaran Juni mendatang menjadi langkah awal menuju kolaborasi berkelanjutan di sektor industri kreatif global.
Sementara itu, pertemuan daring itu dihadiri Founder TWODAYSIDEA Muhammad Kurnia, Co-Founder Sasa dan Rania, didampingi Executive Assistant Anggit. Sementara dari pihak UMPR hadir Direktur Kerja Sama Perguruan Tinggi Rakhdinda Dwi Artha Qairi, MAP dan Koordinator Divisi Kerja Sama dan Hubungan Internasional Dr (cand) Sadar MIP, serta Direktur BAKA Miftahurrizqi MKom
Dalam forum penjajakan tersebut, TWODAYSIDEA sebagai creative enabler menegaskan misinya membuka akses pasar global bagi talenta lokal melalui partisipasi aktif di panggung internasional. Industri kreatif dinilai mengalami pertumbuhan signifikan dan semakin diakui sebagai "new engine of growth" ekonomi dunia.
“Melalui kolaborasi ini, kami ingin memastikan talenta kreatif dari Indonesia, termasuk dari UMPR, memiliki akses yang lebih luas ke pasar global. Bukan hanya tampil, tetapi juga memahami bagaimana mengelola dan melindungi kekayaan intelektualnya agar memiliki nilai ekonomi berkelanjutan,” kata Kurnia.
Founder TWODAYSIDEA ini menambahkan, penguatan aspek intellectual property menjadi fondasi penting agar para kreator mampu bersaing secara profesional di tingkat internasional.
“Kami percaya kampus memiliki peran strategis sebagai inkubator talenta. Dengan kurasi yang tepat dan pendampingan ekosistem, karya mahasiswa bisa berdiri sejajar dengan kreator global,” katanya.
Salah satu agenda utama kolaborasi tersebut adalah keterlibatan UMPR dalam pameran profesional The Seoul Illustration Fair V.21 (SIF), ajang bergengsi di bidang ilustrasi yang sejak 2015 menjadi platform bagi seniman lokal maupun global untuk menampilkan karya dan membangun jejaring industri.
Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026
