Logo Header Antaranews Kalteng

Presiden Prabowo perintahkan Kapolri usut tuntas penyiraman air keras aktivis

Minggu, 15 Maret 2026 16:30 WIB
Image Print
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (tengah) didampingi Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Nanang Avianto (kedua kiri), Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Elestianto Dardak (ketiga kanan) dan Kepala UPT Stasiun Surabaya Gubeng Fadjar Wahyudi melakukan konperensi pers saat kunjungan kerja di Stasiun Surabaya Gubeng, Surabaya, Jawa Timur, Minggu (15/3/2026). Kunjungan kerja Kapolri untuk memantau kelancaran pengamanan angkutan Lebaran 2026. ANTARA FOTO/Didik Suhartono/wsj.

Surabaya (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol. Listyo Sigit Prabowo menyatakan Presiden Prabowo Subianto memerintahkan mengusut tuntas kasus penyiraman diduga air keras terhadap aktivis KontraS, Andrie Yunus, secara profesional, transparan dan mengedepankan metode penyelidikan ilmiah.

“Jadi terkait perkembangan penyiraman aktivis, saya telah mendapatkan perintah langsung dari Bapak Presiden untuk melaksanakan pengusutan tuntas secara profesional dan transparan,” kata Sigit saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya, Minggu.

Ia menjelaskan proses penyelidikan dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation guna memastikan setiap tahapan penanganan perkara dilakukan secara objektif dan berdasarkan bukti.

Selain itu, kata dia, kepolisian saat ini juga tengah mengumpulkan berbagai informasi yang berkaitan dengan peristiwa tersebut untuk kemudian didalami secara bertahap.

“Saat ini kami sedang melakukan pengumpulan informasi dan informasi tersebut nantinya akan kita dalami satu per satu,” ucapnya.

Baca juga: Kabakom: Pemerintah kecam kekerasan terhadap Andrie Yunus

Sigit menambahkan Polri juga akan membuka posko pengaduan bagi masyarakat yang memiliki informasi terkait kasus tersebut agar dapat melaporkannya secara langsung kepada pihak kepolisian.

Ia menegaskan setiap informasi dari masyarakat akan ditindaklanjuti sekaligus diberikan jaminan perlindungan kepada pihak yang membantu proses penyelidikan.

“Seluruh informasi yang diberikan oleh masyarakat yang membantu kami akan kita berikan jaminan perlindungan,” tuturnya.

Baca juga: Teror air keras ke Andrie Yunus, polisi ungkap dugaan dua pelaku

Sementara itu, ia telah meminta jajarannya bekerja secara maksimal dalam mengumpulkan keterangan serta bukti yang diperlukan untuk mengungkap kasus tersebut.

Menurut dia, perkembangan penyelidikan nantinya akan disampaikan secara berkala melalui posko pengaduan maupun melalui Divisi Humas Polri.

“Kami akan menginformasikan secara rutin setelah ada perkembangan dari hasil pengumpulan informasi yang kami dapat,” ujarnya.



Pewarta :
Uploader: Admin 1
COPYRIGHT © ANTARA 2026