Logo Header Antaranews Kalteng

Fauzan Zidni terpilih menjadi Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia

Senin, 13 April 2026 14:31 WIB
Image Print
Fauzan Zidni terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) periode 2026-2030. (ANTARA/HO-POPLICIST Publicist)

Jakarta (ANTARA) - Fauzan Zidni resmi terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Umum Badan Perfilman Indonesia (BPI) periode 2026-2030 dalam Kongres IV BPI yang diselenggarakan di Jakarta, 10-12 April 2026,

Fauzan Zidni terpilih sebagai Ketua Umum BPI menggantikan Plt. Ketua Umum Celerina Judisari.

“Saya berterimakasih kepada stakeholder BPI yang telah memberi kepercayaan besar ini untuk menjalankan agenda bersama seluruh masyarakat film Indonesia,” ujar Fauzan dalam keterangan pers yang diterima, Senin.

Fauzan menyampaikan bahwa agenda utama yang akan disiapkan terkait peningkatan SDM perfilman melalui sinkronisasi kurikulum, program magang-hub, dan pengiriman talenta muda ke sekolah film terbaik di luar negeri serta berbagai film lab internasional.

BPI, lanjut Fauzan, juga memiliki agenda lain seperti gerakan anti-pembajakan film secara menyeluruh, penyelenggaraan Festival Film Indonesia dan pelaksanaan fungsi-fungsi BPI seperti tertuang di UU Perfilman.

“BPI akan menyusun revisi UU Perfilman bersama Kementerian Kebudayaan untuk penguatan kelembagaan BPI, penguatan profesi perfilman, penguatan dukungan pemerintah terhadap perfilman, kepastian hukum dan kemudahan investasi, serta perlindungan kebebasan berekspresi,” ujar dia.

Adapun kongres tersebut juga menjadi forum pembahasan Rencana Induk Pengembangan BPI, yang akan mendorong Rencana Induk Perfilman Nasional, amanah UU 33 Tahun 2009 tentang perfilman.

Selain itu juga pembahasan mengenai dokumen strategis yang akan menjadi panduan ekosistem perfilman Indonesia dalam jangka panjang berdasarkan RPJPN dan Rencana Induk Pemajuan Kebudayaan (RIPK).

Rencana Induk ini mencakup peta jalan pengembangan SDM, infrastruktur produksi, distribusi, promosi, serta kerangka regulasi yang mendukung pertumbuhan industri film yang inklusif, berdaya saing, dan berkelanjutan hingga 2045.

Kongres yang dihadiri oleh 67 stakeholder anggota juga memilih Fajar Nugros, Agustina Kusuma Dewi, Nasaruddin Saridz, Danu Murti, dan Judith Dipodiputro sebagai anggota Dewan Pengawas BPI.

Fauzan Zidni merupakan seorang produser film dan eksekutif media dengan rekam jejak lebih dari 14 tahun, serta pernah menjabat sebagai Ketua Umum Asosiasi Produser Film Indonesia (APROFI) periode 2016-2019, dan menjadi Dewan Penasihat sejak 2019.

Sebagai produser film, Fauzan pernah memproduksi film, di antaranya; What They Don't Talk About When They Talk About Love, Marlina si Pembunuh dalam Empat Babak, Tukar Takdir, dan Perang Kota.

Fauzan juga sempat berkarier sebagai Executive Producer/Head of Original Content di The Walt Disney Company Indonesia pada tahun 2022–2024.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026