Logo Header Antaranews Kalteng

Peringati Hardiknas di Kalteng, Wamendikdasmen minta generasi muda sadar ekologis

Sabtu, 2 Mei 2026 10:39 WIB
Image Print
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq didampingi Gubernur Kalteng Agustiar Sabran secara simbolis menyerahkan bantuan pemprov kepada pelajar dalam Peringatan Hari Pendidikan Nasional di Palangka Raya, Sabtu (2/5/2026). ANTARA/Muhammad Arif Hidayat

Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq meminta pendidikan di Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) dapat membentuk generasi muda penerus yang tidak hanya cerdas, tapi juga memiliki kesadaran ekologis kuat.

"Bagi Kalimantan Tengah, peran ini menjadi semakin strategis. Daerah ini bukan hanya pusat pertumbuhan, tetapi juga penjaga ekosistem penting bagi keberlanjutan lingkungan Indonesia, bahkan dunia," ujarnya dalam rangkaian Peringatan Hari Pendidikan Nasional, Hari Bumi dan Hari Otonomi Daerah di halaman kantor Gubernur Kalimantan Tengah di Palangka Raya, Sabtu.

Dia mengatakan pihaknya ingin terus memperkuat karakter peserta didik melalui penciptaan lingkungan sekolah yang aman, sehat, bersih dan indah. Sekolah harus menjadi ruang yang memanusiakan, tempat anak-anak merasa aman untuk tumbuh, belajar serta mengejar mimpi.

Pendidikan tidak boleh terpisah dari realitas krisis global yang dihadapi hari ini. Perubahan iklim, degradasi lingkungan dan krisis sumber daya adalah tantangan nyata yang akan diwarisi generasi muda.

"Tema kekuatan kita, planet kita menegaskan masa depan bumi berada di tangan kita semua," ujarnya.

Baca juga: May Day Kalteng kondusif, Gubernur hadirkan ruang dialog bersama pekerja

Wamen menegaskan pendidikan harus mengambil peran lebih strategis dalam menanamkan kesadaran ekologis sejak dini, mengintegrasikan isu lingkungan dalam dunia, mengembangkan proses pembelajaran, hingga mendorong aksi nyata di lingkungan sekolah.

"Mulai dari hal-hal kecil, seperti mengelola sampah, menghemat energi, hingga penghijauan lingkungan. Setiap langkah kecil yang dilakukan hari ini, menentukan kualitas kehidupan generasi mendatang," tuturnya.

Sebelumnya, Gubernur Kalteng Agustiar Sabran menegaskan pemerintah provinsi senantiasa menyelaraskan program yang dimiliki daerah dengan pusat agar pelaksanaannya berjalan optimal yang berdampak nyata bagi masyarakat.

Kendati saat ini terjadi penurunan anggaran akibat kebijakan efisiensi, pemerintah provinsi tetap menempatkan sektor pendidikan sebagai prioritas pembangunan daerah.

"Kami tak ingin melihat ada putra-putri Kalimantan Tengah yang tidak bisa sekolah, tidak bisa kuliah. Oleh karena itu, pendidikan tetap menjadi prioritas utama pembangunan daerah,” katanya.

Baca juga: Kalteng capai sebagian besar target IKU Bangga Kencana

Baca juga: Disbudpar pastikan karnaval budaya kembali hadir dalam FBIM 2026

Baca juga: DPRD dorong Pemprov Kalteng percepat sosialisasi perda baru



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026