Logo Header Antaranews Kalteng

Bupati Kapuas optimistis Batanjung-Sei Pinang terhubung penuh 2028

Selasa, 5 Mei 2026 08:52 WIB
Image Print
Bupati Kapuas Muhammad Wiyatno. ANTARA/All Ikhwan

Kuala Kapuas (ANTARA) - Bupati Kapuas, Kalimantan Tengah, Muhammad Wiyatno, optimistis ruas jalan yang menghubungkan Batanjung-Kapuas-Mantangai-Timpah-Pujon-Pasak Talawang-Sei Hanyo hingga Sei Pinang dapat terhubung penuh dan difungsionalkan pada 2028.

“Kalau seluruh kecamatan sudah terkoneksi dari pesisir sampai pedalaman, tentu kita akan jauh lebih mudah dan bangga,” ujar Wiyatno di Kuala Kapuas, Selasa.

Optimisme tersebut disampaikan seiring progres pembangunan yang mulai berjalan dalam satu tahun masa kepemimpinannya.

Wiyatno menegaskan, pembangunan tersebut menjadi langkah penting untuk mengakhiri ketergantungan akses melalui daerah lain. Selama ini, masyarakat di beberapa kecamatan masih harus melintasi wilayah kabupaten tetangga untuk mencapai tujuan di dalam wilayah Kapuas sendiri.

Ia bahkan mengaku selama ini merasa malu ketika harus berkunjung ke wilayah hulu dengan melewati daerah lain seperti Pulang Pisau, Palangka Raya, hingga Gunung Mas. Kondisi itu, menurutnya, menjadi dorongan kuat untuk mempercepat pembangunan konektivitas antarwilayah di Kapuas.

Menurutnya, keberadaan jalan tersebut nantinya akan memangkas waktu tempuh perjalanan hingga sekitar 50 persen dibandingkan sebelumnya yang harus memutar melalui wilayah kabupaten lain.

“Target kita, 2028 jalur ini sudah fungsional. Jadi masyarakat tidak perlu lagi memutar lewat daerah lain,” tegasnya.

Baca juga: Pemkab Kapuas evaluasi perbaikan tata kelola pemerintahan

Wiyatno juga memastikan pembangunan tetap berjalan tanpa mengganggu program prioritas lainnya.

“Pembangunan ruas jalan tersebut dipastikan tidak mengganggu Program Satu Miliar Satu Desa, maupun belanja pegawai dan kegiatan perangkat daerah lainnya. Semuanya sudah melalui penghitungan matang. Secara anggaran dan SDM, kita mampu,” katanya.

Meski belum seluruhnya beraspal mulus, setidaknya jalur tersebut diharapkan sudah bisa dilalui kendaraan dengan baik dari wilayah pesisir hingga Sei Pinang. Jika terealisasi, konektivitas ini diyakini menjadi pengungkit pertumbuhan ekonomi sekaligus membuka keterisolasian wilayah di Kabupaten Kapuas.

Selain itu badan jalan menuju Batanjung diselesaikan pada 2026. Selanjutnya pada 2027 box culvert sebanyak 35 titik dan jembatan diselesaikan di tahun 2027.

Sementara itu untuk program pembangunan Waterfront City, taman dalam kota dan perluasan kota, diselesaikan di tahun 2026. Untuk pembangunan sektor lain seperti pertanian, transmigrasi, ketahanan pangan, perikanan dan kelautan, pendidikan juga akan didanai bersama pemerintah pusat.

Baca juga: Bupati Kapuas terima penghargaan Leadership Education Awards dari PGRI

Baca juga: Sebanyak 31 korban bencana di Kapuas terima bantuan uang tunai

Baca juga: Kebakaran di Kapuas hanguskan rumah sekaligus gudang sembako, dua warga terluka



Pewarta :
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026