Kabupaten Kota Diminta Miliki BPBD
Rabu, 10 April 2013 13:17 WIB
Logo Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Istimewa
Palangka Raya, 10/4 (Antara) - Pemerintah kabupaten dan kota di Provinsi Kalimantan Tengah diminta segera membentuk dan memiliki Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) definitif sekalipun bukan wilayah rawan bencana.
"Kalau BPBD di kabupaten dan kota ada maka koordinasi lebih mudah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Namanya bencana itu tidak ada yang tahu di mana dan kapan terjadinya," kata Kepala BPBD Kalteng, Mugeni di Palangka Raya, Rabu.
Ia mengaku selama ini BPBD Kalteng mengalami kesulitan berkoordinasi terhadap kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Katingan, Seruyan, Sukamara, Barito Selatan dan Kota Palangka Raya. Menurut dirinya tidak ada kendala ataupun permasalahan memiliki BPBD definitif sebab ada anggaran pendukung dari pemerintah pusat.
Padahal, menurut Mugeni, dana bantuan dari BPBN maupun BPBD Kalteng relatif besar dan meringankan beban kabupaten dan kota apabila ada terjadi bencana. Namun dana tersebut terkadang tidak bisa dipergunakan karena belum terbentuk.
"Membentuk BPBD kabupaten/kota memang tergantung arah politik Kepala Daerah setempat, tapi saya berharap agar dipikirkan demi kebaikan bersama," kata Kepala BPBD Kalteng itu.
Mugeni menegaskan, jika BPBD siap menghadapi dan mengantisipasi terjadi kemarau dengan menunggu prediksi dari Badan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng. Pihaknya ingin mendapatkan informasi kapan dan di wilayah mana musim kemarau yang perlu penanganan ekstra.
Meski begitu, Kepala BPBD Kalteng itu mengharapkan dukungan personil dari instansi lain dalam menghadapi musim kemarau mendatang. Sebab dirinya memprediksi musim kemarau di tahun 2013 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012.
"Mengantisipasi agar musim kemarau tidak menyebabkan kebakaran lahan harus jadi tanggung jawab semua pihak. Tanpa adanya dukungan dari Kabupaten Kota, BPBD tidak akan bisa bekerja secara optimal," demikian Mugeni.
(T.KR-JWM/C/S023/S023)
"Kalau BPBD di kabupaten dan kota ada maka koordinasi lebih mudah dilakukan untuk mengantisipasi terjadinya bencana. Namanya bencana itu tidak ada yang tahu di mana dan kapan terjadinya," kata Kepala BPBD Kalteng, Mugeni di Palangka Raya, Rabu.
Ia mengaku selama ini BPBD Kalteng mengalami kesulitan berkoordinasi terhadap kabupaten Murung Raya, Barito Timur, Katingan, Seruyan, Sukamara, Barito Selatan dan Kota Palangka Raya. Menurut dirinya tidak ada kendala ataupun permasalahan memiliki BPBD definitif sebab ada anggaran pendukung dari pemerintah pusat.
Padahal, menurut Mugeni, dana bantuan dari BPBN maupun BPBD Kalteng relatif besar dan meringankan beban kabupaten dan kota apabila ada terjadi bencana. Namun dana tersebut terkadang tidak bisa dipergunakan karena belum terbentuk.
"Membentuk BPBD kabupaten/kota memang tergantung arah politik Kepala Daerah setempat, tapi saya berharap agar dipikirkan demi kebaikan bersama," kata Kepala BPBD Kalteng itu.
Mugeni menegaskan, jika BPBD siap menghadapi dan mengantisipasi terjadi kemarau dengan menunggu prediksi dari Badan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kalteng. Pihaknya ingin mendapatkan informasi kapan dan di wilayah mana musim kemarau yang perlu penanganan ekstra.
Meski begitu, Kepala BPBD Kalteng itu mengharapkan dukungan personil dari instansi lain dalam menghadapi musim kemarau mendatang. Sebab dirinya memprediksi musim kemarau di tahun 2013 akan mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2012.
"Mengantisipasi agar musim kemarau tidak menyebabkan kebakaran lahan harus jadi tanggung jawab semua pihak. Tanpa adanya dukungan dari Kabupaten Kota, BPBD tidak akan bisa bekerja secara optimal," demikian Mugeni.
(T.KR-JWM/C/S023/S023)
Pewarta :
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Palangka Raya raih penghargaan The Encourager dalam capaian SDGs Nasional
05 February 2026 17:49 WIB
Bupati Barut komitmen pengadaan tanah untuk pelebaran jalan dengan transparan
04 February 2026 17:08 WIB
Wali Kota Palangka Raya pastikan siap wujudkan program prioritas nasional
04 February 2026 14:22 WIB
Jalan permukiman bantaran Sungai Kahayan Palangka Raya ambruk akibat abrasi
02 February 2026 18:39 WIB
DPRD apresiasi Wali Kota Palangka Raya libatkan influencer benahi Pasar Datah Manuah
23 January 2026 12:32 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
DPRD dan Pemprov Kalteng komitmen perkuat iklim investasi dan mutu pelayanan perizinan
06 February 2026 14:39 WIB
Bawa semangat hidup sehat, Disdagperin Kalteng edukasi pencegahan kanker bagi ASN
06 February 2026 11:10 WIB
Penduduk miskin di Kalteng alami penurunan 6,05 ribu orang per September 2025
05 February 2026 14:14 WIB
Kejati periksa Ketua KPU Kalteng telusuri dugaan korupsi dana hibah KPU Kotim
05 February 2026 12:03 WIB
Bulog tindaklanjuti mandat pemerintah, jaga stabilitas harga minyak goreng di Kalteng
05 February 2026 11:29 WIB
Pemprov Kalteng kawal harga dan pasokan bapok, jaga stabilitas jelang Ramadhan
05 February 2026 11:23 WIB
Gubernur temui Menhut RI bahas optimalisasi DBH-DR untuk Kalimantan Tengah
04 February 2026 19:20 WIB