9 Wartawan Kena Tes Urine, Ini Ceritanya!
Kamis, 13 Juli 2017 18:30 WIB
Awak media yang bertugas di Kantor Polres Palangka Raya ketika melaksanakan tes urin oleh Satuan Reserse Narkoba setempat yang dipimpin langsung Kasat Res Narkoba AKP Gatood Sisworo, Kamis (13/7/2017). (Foto Antara Kalteng /Adi wibowo)
Palangka Raya (Antara Kalteng) - Sembilan wartawan yang ngepos di Kantor Kepolisian Resort Palangka Raya, Kalimantan Tengah di tes urin secara dadakan oleh Kepala Satuan Reserse Narkoba setempat, AKP Gatood Sisworo.
Sembilan awak media yang diperiksa yakni Bella dari Harian Palangka Post, Dodi Harian Radar Sampit, Budi Borneo News, Ferry Koran Tabengan, Heri Koran Palangka Ekpres, Kurnia Kompas TV dan wartawan Antara Kalteng Adi Wibowo serta jurnalis dari Radio KPFM juga di tes urin.
"Hasil tes awak media yang diperiksa semuanya negatif. Hal itu membuktikan bahwa wartawan yang menjadi corong kepolisian dalam keberhasilan selama ini adalah wartawan yang bersih dari penyalagunaan narkoba yang kian marak," kata Gatot, di Palangka Raya, Kamis.
Gatood menjelaskan, pemeriksaan tes urin tersebut awalnya diminta oleh awak media sendiri, namun diam-diam pihaknya telah menyeriusi masalah tersebut, dan dilakukan tes secara dadakan agar tidak ada rekayasa.
"Kami senang sekaligus bersyukur karena tidak ada rekan jurnalis yang terindikasi menggunakan narkoba. Hal itu juga sesuai dengan keinginan kepolisian bermitra dengan orang yang juga mematuhi hukum," ujarnya.
Selain itu, sambung mantan Kasat Narkoba Polres Kapuas itu, ia meminta para kuli tinta yang sering memberikan informasi kepada masyarakat melalui tulisannya tersebut dapat menularkan hal-hal positif tersebut kepada lingkungan sekitarnya.
"Narkoba, selain merugikan kesehatan, apabila ketahuan menggunakan juga akan berhadapan dengan hukuman penjara. Para wartawan ini sudah mengetahui semua mengenai apa sanksi dari penyala gunaan narkoba," beber perwira berpangkat balok tiga itu.
Sembilan awak media yang diperiksa yakni Bella dari Harian Palangka Post, Dodi Harian Radar Sampit, Budi Borneo News, Ferry Koran Tabengan, Heri Koran Palangka Ekpres, Kurnia Kompas TV dan wartawan Antara Kalteng Adi Wibowo serta jurnalis dari Radio KPFM juga di tes urin.
"Hasil tes awak media yang diperiksa semuanya negatif. Hal itu membuktikan bahwa wartawan yang menjadi corong kepolisian dalam keberhasilan selama ini adalah wartawan yang bersih dari penyalagunaan narkoba yang kian marak," kata Gatot, di Palangka Raya, Kamis.
Gatood menjelaskan, pemeriksaan tes urin tersebut awalnya diminta oleh awak media sendiri, namun diam-diam pihaknya telah menyeriusi masalah tersebut, dan dilakukan tes secara dadakan agar tidak ada rekayasa.
"Kami senang sekaligus bersyukur karena tidak ada rekan jurnalis yang terindikasi menggunakan narkoba. Hal itu juga sesuai dengan keinginan kepolisian bermitra dengan orang yang juga mematuhi hukum," ujarnya.
Selain itu, sambung mantan Kasat Narkoba Polres Kapuas itu, ia meminta para kuli tinta yang sering memberikan informasi kepada masyarakat melalui tulisannya tersebut dapat menularkan hal-hal positif tersebut kepada lingkungan sekitarnya.
"Narkoba, selain merugikan kesehatan, apabila ketahuan menggunakan juga akan berhadapan dengan hukuman penjara. Para wartawan ini sudah mengetahui semua mengenai apa sanksi dari penyala gunaan narkoba," beber perwira berpangkat balok tiga itu.
Pewarta : Adi Wibowo
Editor : Rachmat Hidayat
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Konsumsi ekstasi dan urine positif narkoba, oknum DPRD Kapuas bebas dari jerat hukum
11 October 2019 19:32 WIB, 2019
Sip! Cegah Peredaran Narkoba, Mendadak Anggota Polres Kotim Dites Urine
24 October 2017 19:07 WIB, 2017
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
DPRD Palangka Raya minta modernisasi pelayanan tak menyusahkan kelompok rentan
28 January 2026 11:50 WIB