Muara Teweh (Antaranews Kalteng)-Kabupaten Barito Utara (Barut), Kalimantan Tengah mendapat alokasi dana Bantuan Operasional Pendidikan (BOP) untuk pendidikan usia dini dan taman kanak -kanak pada 2018 sebesar Rp2 miliar lebih.

"Dana BOP ini segera dicairkan untuk 329 murid yang masing-masing mendapat Rp600.000 per siswa," kata Kepala Dinas Pendidikan Barut, Masdulhaq, di Muara Teweh, Kamis.

Menurut dia, pihaknya saat ini telah melakukan sosialisasi dana dari pemerintah pusat ini dihadiri kepala sekolah pendidikan usian dini (PAUD) dan TK, bendahara dan dewan guru dari 131 lembaga pendidikan serta lima TK Negeri.

Sosialisasi ini, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pada pengelola BOP PAUD, terlebih kepala sekolah dan bendaharanya.

"Diharapkan setelah mengikuti sosialisasi ini seluruh pengelola, tidak lagi mengalami kebingungan dan kesalahan dalam membuat laporan pertanggung jawaban," katanya.

Disamping itu, hendaknya penggunaan dana BOP PAUD, sesuai petunjuk pelaksana dan petunjuk teknis.

"Jangan sampai ada salah satu kepala sekolah/guru yang menyalahgunakan dana ini sehingga tidak jarang berurusan dengan pihak yang berwajib," ujarnya.

Masdulhaq mengatakan kewajiban setiap lembaga PAUD adalah segera melaksanakan dan memenuhi persyaratan lainnya adalah membenahi data pokok pendidikan (Dapodik) setiap enam bulan sekali.

"Untuk pencairan nanti masing-masing kepala sekolah membuat rencana anggaran biaya dan proposal? tentang penggunaan dana tersebut, kemudian diverifikasi oleh dinas pendidikan dan bisa dicairkan melalui Bank Kalteng ke rekening masing-masing kepala sekolah," katanya.