Dapati RBT bernuansa politik, ini yang dilakukan pihak Tri
Kamis, 20 September 2018 13:43 WIB
Ilustrasi logo kartu 3 (tehcno.id)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Operator Telekomunikasi Tri mengaku telah menghapus Ring Back Tone (RBT) bernuansa politik.
"Sebenernya udah dari kemarin secara teknis (dihapus). Kami menghormati bahwa masa kampanye belum mulai," ujar Humas Operator Tri, Arum Prasodjo, ditemui usai temu media Hari Bhakti Postel ke-73 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu.
Belum lama ini bermunculan gambar promosi RBT lagu bergenre reggae berjudul "Jokowi Saja" ciptaan Papa T. Bob yang dinyanyikan bersama Rega Rege dan Riri, dan tersedia untuk pengguna operator seluler Telkomsel, Indosat, XL/Axis dan Tri.
Di Tri, menurut Arum, lagu tersebut didaftarkan dengan nama "Jangan Pernah Berubah."
"Mitra content provider kami mengajukan sebagai lagu RBT dengan judul "Jangan Pernah Berubah" dan melakukan promosi atas lagu tersebut sesuai license yang dimiliki," kata Arum.
Mengutip siaran pers Kominfo, Selasa (18/9), layanan RBT didasari oleh kemitraan business to business dengan penyedia konten, sehingga RBT tersebut memungkinkan untuk ada, sepanjang konten RBT tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan PM No 9/2017.
"Namun demikian, keberadaan RBT ini bukan merefleksikan kami berpolitik, kami terbuka bermitra dengan pihak manapun sepanjang sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku," ujar Arum.
Telkomsel dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9), menyatakan bahwa promosi digital Nada Sambung Pribadi (NSP) yang bernuansa politik tersebut tidak benar.
"NSP tersebut tidak ada di pilihan lagu NSP kami," ujar GM External Corporate Communication Telkomsel, Denny Abidin.
Sementara itu, perwakilan XL yang hadir dalam temu media Hari Bhakti Postel 2018 menolak untuk memberikan komentar mengenai hal tersebut. Demikian pula dengan Indosat yang tidak segera memberikan tanggapannya.
"Sebenernya udah dari kemarin secara teknis (dihapus). Kami menghormati bahwa masa kampanye belum mulai," ujar Humas Operator Tri, Arum Prasodjo, ditemui usai temu media Hari Bhakti Postel ke-73 di Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta, Rabu.
Belum lama ini bermunculan gambar promosi RBT lagu bergenre reggae berjudul "Jokowi Saja" ciptaan Papa T. Bob yang dinyanyikan bersama Rega Rege dan Riri, dan tersedia untuk pengguna operator seluler Telkomsel, Indosat, XL/Axis dan Tri.
Di Tri, menurut Arum, lagu tersebut didaftarkan dengan nama "Jangan Pernah Berubah."
"Mitra content provider kami mengajukan sebagai lagu RBT dengan judul "Jangan Pernah Berubah" dan melakukan promosi atas lagu tersebut sesuai license yang dimiliki," kata Arum.
Mengutip siaran pers Kominfo, Selasa (18/9), layanan RBT didasari oleh kemitraan business to business dengan penyedia konten, sehingga RBT tersebut memungkinkan untuk ada, sepanjang konten RBT tersebut tidak bertentangan dengan ketentuan PM No 9/2017.
"Namun demikian, keberadaan RBT ini bukan merefleksikan kami berpolitik, kami terbuka bermitra dengan pihak manapun sepanjang sesuai regulasi dan ketentuan yang berlaku," ujar Arum.
Telkomsel dalam keterangan tertulis, Selasa (18/9), menyatakan bahwa promosi digital Nada Sambung Pribadi (NSP) yang bernuansa politik tersebut tidak benar.
"NSP tersebut tidak ada di pilihan lagu NSP kami," ujar GM External Corporate Communication Telkomsel, Denny Abidin.
Sementara itu, perwakilan XL yang hadir dalam temu media Hari Bhakti Postel 2018 menolak untuk memberikan komentar mengenai hal tersebut. Demikian pula dengan Indosat yang tidak segera memberikan tanggapannya.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kemkomdigi umumkan tiga operator seluler ikuti lelang frekuensi 700 MHz dan 26 GHz
06 May 2026 18:13 WIB
Operator seluler disebut Kemkomdigi menjadi penentu pemulihan jaringan wilayah bencana
28 November 2025 0:22 WIB
Realisasikan kerja terlatih, Pemkab Bartim gelar pelatihan operator alat berat
18 November 2025 15:01 WIB
Siapkan SDM unggul, Barut adakan pelatihan operator dump truck dan roda 4
14 November 2025 15:28 WIB
Dina Maulidah : Bimtek langkah strategis tingkatkan kapasitas dan profesionalitas operator sekolah
06 October 2025 14:55 WIB