Logo Header Antaranews Kalteng

Bakteri pada ponsel tingkatkan risiko gangguan kesehatan pengguna

Selasa, 12 Mei 2026 21:37 WIB
Image Print
Ilustrasi - Seorang wanita sedang bermain game di ponsel. ANTARA/HO-POCO Indonesia/am.

Jakarta (ANTARA) - Ponsel yang digenggam atau ditaruh di berbagai permukaan sehari-hari bisa menumpuk berbagai macam kontaminasi bakteri dan beberapa mikroorganisme yang berbahaya dan berpotensi meningkatkan risiko infeksi dan kesehatan secara menyeluruh.

Ditulis laman Hindustan Times, Senin (11/5), ahli gastroenterologi di CMRI Kolkata, India, Dr. Saswata Chatterjee mengatakan ponsel terus-menerus mengumpulkan kuman karena orang membawanya ke mana-mana dan meletakannya di permukaan manapun, yang mungkin saja terkontaminasi.

“Penelitian telah menemukan bahwa layar ponsel biasanya mengandung lebih banyak bakteri daripada permukaan meja dapur, dudukan toilet, atau gagang pintu umum karena bersentuhan langsung dengan tangan, wajah, tas, dan banyak permukaan lain yang kita temui selama aktivitas sehari-hari,” kata dia.

Kontaminasi bakteri bisa terjadi lewat ponsel karena orang-orang tidak terbiasa membersihkan gawainya atau mencuci tangan setelah memegang ponsel, berbeda dengan kebiasaan mencuci tangan setelah memegang permukaan fasilitas publik.

Lapisan bakteri dan kuman seiring waktu dapat dengan mudah menempel di wajah saat melakukan panggilan atau tangan saat menggulir layar ponsel saat makan, yang bisa berpengaruh pada masalah pencernaan.

“Ini meningkatkan risiko kita terkena berbagai jenis infeksi yang mungkin termasuk keracunan makanan atau 'flu perut', serta diare, mual, muntah, dan jenis infeksi usus lainnya,” kata Chatterjee.

Ponsel menjadi lebih rentan terhadap kontaminasi bakteri selama cuaca yang sangat lembap, seperti musim panas dan musim hujan, karena kolonisasi bakteri terjadi jauh lebih cepat dalam kelembapan tinggi sehingga risiko kesehatan menjadi jauh lebih tinggi.

Berhati-hati dan melakukan tindakan pencegahan yang tepat dapat membantu mengurangi risiko kontaminasi dan penyebaran kuman melalui telepon seluler secara signifikan.

Chatterjee menyarankan untuk membersihkan ponsel secara teratur menggunakan tisu disinfektan berbahan dasar alkohol atau cairan khusus elektronik, cuci dan bersihkan tangan dengan cairan pembersih setelah menggunakan transportasi umum, menyentuh permukaan dan umum sebelum menggunakan ponsel.

Sebisa mungkin, hindari meletakkan ponsel di permukaan publik yang berpotensi terkontaminasi, bersihkan casing ponsel secara berkala karena seiring waktu dapat menumpuk keringat, kotoran, dan bakteri.



Pewarta :
Editor: Admin Portal
COPYRIGHT © ANTARA 2026