Sukamara target 2020 sudah miliki perguruan tinggi
Sabtu, 13 Oktober 2018 19:50 WIB
Bupati Sukamara, Windu Subagio (enam kanan), Dekan FISIP UM Palangka Raya Dr HM Yusuf (lima kanan) serta sejumlah jurnalis usai diskusi di FISIP UM Palangkaraya, Sabtu (13/10/18). (Dokumentasi Antara Kalteng)
Palangka Raya (Antaranews Kalteng) - Pemerintah Kabupaten Sukamara, Kalimantan Tengah menargetkan pada 2020 akan memiliki universitas yang beroperasi di kabupaten setempat.
"Kita akan upayakan. Karena sampai saat ini Sukamara belum ada perguruan tinggi, sekolah tinggi yang bentuknya seperti politeknik juga belum ada. Hanya sampai SMA. Saat ini yang terjangkau hanya universitas terbuka saja," kata Bupati Sukamara Windu Subagio di Palangka Raya, Sabtu.
Untuk itu pihaknya akan berupaya agar ada universitas atau sekolah tinggi di kabupaten di Kalteng yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat itu.
"Insya Allah 2020 inginnya sudah operasional mungkin masih diawali dengan lokasinya pinjam pakai atau sambil penambahan fasilitas," katanya saat menggelar diskusi dengan sejumlah pimpinan media massa yang difasilitasi FISIP Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Windu mengatakan, melihat potensi di Kabupaten Sukamara, diantara jurusan sekolah tinggi atau perguruan tinggi yang diperlukan ialah pertanian dan pariwisata.
"Pertanian ini dalam arti luas. Sukamara memiliki garis pantai sepanjang 75 kilometer, ada juga perkebunan besar swasta sehingga diperlukan pendidikan yang membidangi pertanian, perikanan dan pariwisata," katanya.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai wakil bupati Sukamara periode 2013-2018 itu, penyediaan universitas sangat penting guna meningkatkan kemampuan SDM masyarakat setempat.
Sehingga peningkatan kualitas pendidikan akan menjadi salah satu program utama selama dia menjabat sebagai bupati.
"Dengan pendidikan semua bisa lebih cepat berkembang. Dengan pendidikan pula perekonomian dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Namun nanti bisa saja universitas Muhammadiyah yang hadir di Sukamara," kata dia.
Pada kesempatan itu, Bupati Sukamara Windu Subagio ditetapkan sebagai Anggota Senat Kehormatan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Dekan FISIP UM Palangka Raya Dr M Yusuf mengatakan, dinobatkannya Bupati Sukamara sebagai Anggota Senat Kehormatan karena dinilai memiliki pemikiran dan komitmen pengembangan pendidikan dalam kapasitas sebagai pejabat publik.
Pihaknya berharap penobatan Bupati sebagai Anggota Senat Kehormatan UM Palangka Raya dapat mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pendidikan di Kabupaten yang memiliki luas 3.827 kilometer persegi itu.
"Guna mewujudkan itu kami juga akan melakukan survei dan kajian akademik termasuk riset permasalahan dan potensi di Kabupaten Sukamara sehingga hasilnya bisa dijadikan masukan kepala daerah dalam membuat kebijakan. Selain itu kami juga akan mengirimkan mahasiswa magang di Sukamara," kata Yusuf.
"Kita akan upayakan. Karena sampai saat ini Sukamara belum ada perguruan tinggi, sekolah tinggi yang bentuknya seperti politeknik juga belum ada. Hanya sampai SMA. Saat ini yang terjangkau hanya universitas terbuka saja," kata Bupati Sukamara Windu Subagio di Palangka Raya, Sabtu.
Untuk itu pihaknya akan berupaya agar ada universitas atau sekolah tinggi di kabupaten di Kalteng yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Ketapang, Provinsi Kalimantan Barat itu.
"Insya Allah 2020 inginnya sudah operasional mungkin masih diawali dengan lokasinya pinjam pakai atau sambil penambahan fasilitas," katanya saat menggelar diskusi dengan sejumlah pimpinan media massa yang difasilitasi FISIP Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Windu mengatakan, melihat potensi di Kabupaten Sukamara, diantara jurusan sekolah tinggi atau perguruan tinggi yang diperlukan ialah pertanian dan pariwisata.
"Pertanian ini dalam arti luas. Sukamara memiliki garis pantai sepanjang 75 kilometer, ada juga perkebunan besar swasta sehingga diperlukan pendidikan yang membidangi pertanian, perikanan dan pariwisata," katanya.
Menurut pria yang pernah menjabat sebagai wakil bupati Sukamara periode 2013-2018 itu, penyediaan universitas sangat penting guna meningkatkan kemampuan SDM masyarakat setempat.
Sehingga peningkatan kualitas pendidikan akan menjadi salah satu program utama selama dia menjabat sebagai bupati.
"Dengan pendidikan semua bisa lebih cepat berkembang. Dengan pendidikan pula perekonomian dan kesejahteraan masyarakat akan meningkat. Namun nanti bisa saja universitas Muhammadiyah yang hadir di Sukamara," kata dia.
Pada kesempatan itu, Bupati Sukamara Windu Subagio ditetapkan sebagai Anggota Senat Kehormatan Universitas Muhammadiyah Palangka Raya.
Dekan FISIP UM Palangka Raya Dr M Yusuf mengatakan, dinobatkannya Bupati Sukamara sebagai Anggota Senat Kehormatan karena dinilai memiliki pemikiran dan komitmen pengembangan pendidikan dalam kapasitas sebagai pejabat publik.
Pihaknya berharap penobatan Bupati sebagai Anggota Senat Kehormatan UM Palangka Raya dapat mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas pendidikan di Kabupaten yang memiliki luas 3.827 kilometer persegi itu.
"Guna mewujudkan itu kami juga akan melakukan survei dan kajian akademik termasuk riset permasalahan dan potensi di Kabupaten Sukamara sehingga hasilnya bisa dijadikan masukan kepala daerah dalam membuat kebijakan. Selain itu kami juga akan mengirimkan mahasiswa magang di Sukamara," kata Yusuf.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bupati minta KONI Kobar laksanakan program berbasis target prestasi atlet
12 February 2026 13:39 WIB
Terpopuler - Sukamara
Lihat Juga
Bupati tekankan rakor Ops Ketupat Telabang 2026 ciptakan kenyamanan masyarakat Sukamara
06 March 2026 18:01 WIB
Safari Ramadan di Desa Ajang, Bupati Sukamara ajak masyarakat perkuat kebersamaan
06 March 2026 12:51 WIB
Hadirkan KH Muhammad Nur Efendi, Bupati Sukamara ajak ASN perkuat keimanan dan kebersamaan
26 February 2026 17:43 WIB
Kejari Sukamara laksanakan Program Jaksa Masuk Sekolah tingkatkan kesadaran hukum pelajar
25 February 2026 7:04 WIB
Polres Sukamara giatkan Patroli Ramadhan ke rumah ibadah hingga permukiman
24 February 2026 8:42 WIB