
THR ASN Kotim dicairkan 16 Maret

Sampit (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, menyiapkan anggaran sebesar Rp35 miliar lebih untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Idul Fitri 1447 Hijriah bagi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan pemerintah daerah setempat pada 16 Maret nanti.
“Untuk THR sudah kami siapkan, pembayarannya kami jadwalkan pada Senin mendatang, 16 Maret 2026,” kata Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kotim Muhammad Saleh melalui Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah Rachmadan di Sampit, Rabu.
Ia menjelaskan, dasar pembayaran THR 2026 mengacu pada Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian THR dan gaji ketiga belas kepada ASN, pensiunan, penerima pensiun dan penerima tunjangan tahun 2026.
Kemudian, dituangkan dalam Peraturan Bupati Kotim yang saat ini masih diproses.
Penerima THR ini meliputi, Bupati dan Wakil Bupati Kotim, Pimpinan dan anggota DPRD Kotim, ASN yang berstatus Pegawai Negeri Sipil (PNS) maupun Calon PNS, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan yang terbaru tahun ini, PPPK Paruh Waktu.
“Jadi PPPK Paruh Waktu juga menerima THR. untuk rincian ASN yang menerima THR tahun ini meliputi 4.754 PNS, 2.730 PPPK dan 1.847 PPPK Paruh Waktu, totalnya 9.331 orang,” lanjutnya.
Baca juga: DPRD Kotim minta pengetatan pengamanan objek wisata jelang Lebaran
Ia menambahkan, penghitungan THR adalah gaji Februari 2026 atau bulan sebelumnya. Adapun untuk jumlah penerimanya disesuaikan dengan kondisi saat ini, sebab dalam beberapa bulan terakhir ada ASN yang pensiun dan ada pula yang baru diangkat.
Pembayaran THR ini melalui Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA) dinas masing-masing. Karena itulah proses THR tahun ini memakan waktu cukup lama, sebab harus menunggu setiap dinas mengajukan Surat Perintah Membayar (SPM), baru kemudian BKAD memproses Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D) lalu diantar ke bank.
THR ini diharapkan tidak hanya membantu kesejahteraan ASN tetapi juga memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah, terutama dalam meningkatkan perputaran uang di masyarakat menjelang hari raya.
"Kami berharap THR ini dapat dimanfaatkan dengan bijak oleh para ASN untuk memenuhi kebutuhan hari raya, sehingga momen Idul Fitri tahun ini bisa dirayakan dengan penuh sukacita bersama keluarga," demikian Rachmadan.
Baca juga: Disdamkarmat Kotim anjurkan warga matikan aliran listrik sebelum mudik
Baca juga: BMKG Kotim prakirakan cuaca di musim mudik 2026 aman
Baca juga: Diskominfo Kotim dukung larangan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
