Imunisasi MR di Palangka Raya capai 61 persen
Senin, 29 Oktober 2018 17:07 WIB
Ilustrasi - Petugas kesehatan memberikan suntikan imunisasi Measleas Rubela (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD). (ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal)
Palangka Raya (Antaranews Kalteng)-Pencapaian imunisasi campak atau measles dan rubela (MR) di Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah sebanyak 61 persen.
"Sampai saat ini capaian imunisasi MR yang kami lakukan 61,8 persen," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya Andjar Hari Purnomodi, Senin.
Menurut Andjar sebelumnya pihak Dinas Kesehatan "Kota Cantik" menargetkan capaian imuniasi MR selama pelaksanaan program itu sebanyak 65.703 sasaran.
Untuk pelaksanaan MR kita tetap berupaya melakukan pendekatan persuasif terhadap masyarakat, agar pada sisa beberapa hari pelaksanaan program ini semakin banyak masyarakat yang terlibat," katanya.
Dia mengaku sampai saat ini sebagian masyarakat di kota setempat masih menolak dilakukan imunisasi MR terhadap angggota keluarga yang masuk kategori sasaran.
Diantara alasan penolakan itu karena ketakutan vaksin akan berdampak negatif terhadap anak, kemudian juga kurang pahamnya masyarakat terkait program dan manfaat vaksin MR.
"Sesuai petunjuk Menkes, kami tetap berupaya memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat manfaat imunisasi MR," kata dia.
Ia menambahkan, program vaksin MR di ibu kota Kalteng ini dilaksanakan pada Agustus-September 2018.
Imunisasi MR bertujuan membentuk imunitas kelompok sehingga dapat mengurangi transmisi virus ke usia yang lebih dewasa serta melindungi kelompok usia tersebut ketika memasuki usia dewasa.
"Pelaksanaan imunisasi di Palangka Raya ini merupakan kampanye tahap ke-2 di Indonesia yang mana tahap pertama telah dilaksanakan tahun lalu di Pulau Jawa," ujarnya.
Pihaknya mengajak masyarakat yang memiliki anak usia sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun, turut menyukseskan program tersebut dengan memastikan anak telah mendapat imunisasi MR.
"Sampai saat ini capaian imunisasi MR yang kami lakukan 61,8 persen," kata Plt Kepala Dinas Kesehatan Palangka Raya Andjar Hari Purnomodi, Senin.
Menurut Andjar sebelumnya pihak Dinas Kesehatan "Kota Cantik" menargetkan capaian imuniasi MR selama pelaksanaan program itu sebanyak 65.703 sasaran.
Untuk pelaksanaan MR kita tetap berupaya melakukan pendekatan persuasif terhadap masyarakat, agar pada sisa beberapa hari pelaksanaan program ini semakin banyak masyarakat yang terlibat," katanya.
Dia mengaku sampai saat ini sebagian masyarakat di kota setempat masih menolak dilakukan imunisasi MR terhadap angggota keluarga yang masuk kategori sasaran.
Diantara alasan penolakan itu karena ketakutan vaksin akan berdampak negatif terhadap anak, kemudian juga kurang pahamnya masyarakat terkait program dan manfaat vaksin MR.
"Sesuai petunjuk Menkes, kami tetap berupaya memberikan pemahaman dan pengertian kepada masyarakat manfaat imunisasi MR," kata dia.
Ia menambahkan, program vaksin MR di ibu kota Kalteng ini dilaksanakan pada Agustus-September 2018.
Imunisasi MR bertujuan membentuk imunitas kelompok sehingga dapat mengurangi transmisi virus ke usia yang lebih dewasa serta melindungi kelompok usia tersebut ketika memasuki usia dewasa.
"Pelaksanaan imunisasi di Palangka Raya ini merupakan kampanye tahap ke-2 di Indonesia yang mana tahap pertama telah dilaksanakan tahun lalu di Pulau Jawa," ujarnya.
Pihaknya mengajak masyarakat yang memiliki anak usia sembilan bulan hingga kurang dari 15 tahun, turut menyukseskan program tersebut dengan memastikan anak telah mendapat imunisasi MR.
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tanggapan pemain 'Sex and the City' soal tuduhan perkosaan oleh Chris Noth
22 December 2021 14:17 WIB, 2021
Terpopuler - Kota Palangkaraya
Lihat Juga
Program Posyandu berbasis komunitas Alfamart jangkau 30 ribu anak sepanjang 2025
29 January 2026 15:08 WIB
DPRD Palangka Raya usul keterlibatan akademisi dalam penanganan lingkungan
29 January 2026 13:28 WIB
DPRD Palangka Raya minta modernisasi pelayanan tak menyusahkan kelompok rentan
28 January 2026 11:50 WIB