Benarkah minyak kelapa merupakan racun dan hal terburuk yang dikonsumsi?
Jumat, 4 Januari 2019 16:52 WIB
Ilustrasi Minyak Kelapa (hellosehat)
Jakarta (Antaranews Kalteng) - Ada sederet manfaat minyak kelapa, mulai dari membantu menurunkan berat badan, kulit yang sehat hingga menurunkan kolesterol.
Namun, belum lama ini profesor dari Harvard, Dr. Karin Michels menyebut minyak kelapa sebagai racun dan menjadi salah satu hal terburuk yang bisa Anda makan, seperti dilansir dari Medical News Today, Jumat.
Peneliti dari Cornell University, Kevin Klatt mengatakan minyak jenis itu tidak seburuk mentega dan tidak sebagus minyak zaitun.
Adapun masalah utama terletak pada jumlah lemak jenuh tinggi dibandingkan dengan minyak lain.
Baca juga: Minyak zaitun ampuh atasi impotensi
Satu sendok makan minyak kelapa mengandung lebih dari 11 gram lemak jenuh, cukup mendekati batas harian yang direkomendasikan oleh American Heart Association yakni 13 gram.
Hanya saja tak semua ahli sepakat sepenuhnya dengan hal itu, dan mencatat dampak kesehatan yang tepat dari lemak jenuh masih belum dipahami dengan jelas.
"Lemak jenuh hanyalah salah satu bagian dari teka-teki. The American Heart Association merekomendasikan untuk makan lebih banyak buah, sayuran dan biji-bijian dan makan lebih sedikit kalori jika Anda perlu menurunkan berat badan," tutur Dr. Frank M. Sacks, profesor dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.
Minyak kelapa dapat digunakan sebagai pelembab tubuh atau memijat kuku dan kutikula Anda. Tetapi meletakkannya di wajah Anda mungkin ide yang buruk, terutama jika Anda rentan terhadap jerawat dan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.
Baca juga: Ini minyak yang bisa atasi kulit kepala kering
Namun, belum lama ini profesor dari Harvard, Dr. Karin Michels menyebut minyak kelapa sebagai racun dan menjadi salah satu hal terburuk yang bisa Anda makan, seperti dilansir dari Medical News Today, Jumat.
Peneliti dari Cornell University, Kevin Klatt mengatakan minyak jenis itu tidak seburuk mentega dan tidak sebagus minyak zaitun.
Adapun masalah utama terletak pada jumlah lemak jenuh tinggi dibandingkan dengan minyak lain.
Baca juga: Minyak zaitun ampuh atasi impotensi
Satu sendok makan minyak kelapa mengandung lebih dari 11 gram lemak jenuh, cukup mendekati batas harian yang direkomendasikan oleh American Heart Association yakni 13 gram.
Hanya saja tak semua ahli sepakat sepenuhnya dengan hal itu, dan mencatat dampak kesehatan yang tepat dari lemak jenuh masih belum dipahami dengan jelas.
"Lemak jenuh hanyalah salah satu bagian dari teka-teki. The American Heart Association merekomendasikan untuk makan lebih banyak buah, sayuran dan biji-bijian dan makan lebih sedikit kalori jika Anda perlu menurunkan berat badan," tutur Dr. Frank M. Sacks, profesor dari Harvard T.H. Chan School of Public Health.
Minyak kelapa dapat digunakan sebagai pelembab tubuh atau memijat kuku dan kutikula Anda. Tetapi meletakkannya di wajah Anda mungkin ide yang buruk, terutama jika Anda rentan terhadap jerawat dan dapat menyebabkan pori-pori tersumbat.
Baca juga: Ini minyak yang bisa atasi kulit kepala kering
Pewarta : Lia Wanadriani Santosa
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Imbangi peningkatan produksi sawit nasional demi realisasikan ketahanan energi
09 April 2026 15:39 WIB
Astra Agro dukung pembangunan berkelanjutan, tumbuh bersama masyarakat jadi fondasi utama
03 March 2026 21:02 WIB
Hindari abai hak hukum rakyat, data sawit di kawasan hutan perlu dibaca utuh
19 February 2026 20:07 WIB
Akurasi data dalam penanganan sawit di kawasan hutan penting diperhatikan
13 February 2026 20:38 WIB
Ganggu investasi, Polda Kalteng beri perhatian serius terhadap kejahatan perkebunan sawit
05 January 2026 14:14 WIB
Akademisi: Pengendalian hama terpadu kunci tingkatkan produksi kelapa sawit
31 December 2025 16:42 WIB