Alasan Nicky Minaj batalkan konser di Arab Saudi
Rabu, 10 Juli 2019 8:18 WIB
Nicki Minaj (REUTERS)
Jakarta (ANTARA) - Penyanyi Rap Amerika Serikat Nicki Minaj, Selasa, mengatakan pembatalan terkait rencana konser di Arab Saudi pada pekan ketiga Juli menyusul dukungannya terhadap hak perempuan dan komunitas LGBTQ.
Nicki Minaj yang dikenal dengan busana terbuka dan penampilan provokatif dijadwalkan tampil dalam festival musik Jeddah World Fest pada 18 Juli. Tapi, rencana itu menuai kritikan di media sosial.
"Meski yang saya inginkan hanya menampilkan pertunjukan kepada penggemar di Arab Saudi, setelah memahami lagi masalahnya, saya percaya penting untuk menegaskan dukungan terhadap hak perempuan, komunitas LGBTQ, dan kebebasan berekspresi," ujar penyanyi "Starships" itu dalam keterangan pers seperti dilansir Reuters.
Organisasi Hak Asasi Manusia yang berbasis di New York, pada pekan pertama Juli, meminta sang penyanyi untuk membatalkan penampilannya karena bertentangan dengan partisipasi Minaj dalam Gay Pride di New York pada Juni.
Homoseksualitas terlarang di Arab Saudi.
Kepala Eksekutif Organisasi HAM Thor Halvorssen menyambut baik keputusan Minaj dan memujinya sebagai "keputusan bijaksana dan menginspirasi untuk menolak usaha transparan rezim Saudi memanfaatkannya demi memoles nama baik."
Baca juga: Organisasi HAM minta Nicki Minaj batalkan penampilan di Jeddah
Pada awal Juli, pihak Arab Saudi mengatakan Jeddah World Fest akan jadi acara musik terbesar di area tersebut. Penampil lainnya meliputi Liam Payne, mantan penyanyi One Direction, dan DJ Amerika Steve Aoki.
Halvorssen berharap Payne akan mengikuti jejak Minaj untuk membatalkan penampilan.
Ketika konser itu diumumkan, sebagian masyarakat Arab Saudi mengungkapkan kegembiraan tentang daftar penampil musisi Barat, termasuk Mariah Carey, DJ Tiesto, dan Black Eyed Peas.
Namun, terdapat sebagian masyarakat yang merasa terganggu dengan kostum Minaj yang seronok. Perempuan Saudi diharuskan mengenakan busana tertutup.
Sebagian masyarakat Saudi mengekspresikan kekecewaannya atas pembatalan konser Minaj.
"Kau bilang sudah paham tentang masalahnya, padahal itu tidak benar. Kerja bagus sudah mengecewakan penggemar," ujar Jamil Baabdullah yang tinggal di Jeddah dalam unggahan di Twitter.
"Aku adalah penggemar berat dan ingin sekali bertemu di Jeddah, tapi kau mengecewakanku. Terima kasih," ujar warganet Mohammed al7 juga melalui Twitter.
Nicki Minaj yang dikenal dengan busana terbuka dan penampilan provokatif dijadwalkan tampil dalam festival musik Jeddah World Fest pada 18 Juli. Tapi, rencana itu menuai kritikan di media sosial.
"Meski yang saya inginkan hanya menampilkan pertunjukan kepada penggemar di Arab Saudi, setelah memahami lagi masalahnya, saya percaya penting untuk menegaskan dukungan terhadap hak perempuan, komunitas LGBTQ, dan kebebasan berekspresi," ujar penyanyi "Starships" itu dalam keterangan pers seperti dilansir Reuters.
Organisasi Hak Asasi Manusia yang berbasis di New York, pada pekan pertama Juli, meminta sang penyanyi untuk membatalkan penampilannya karena bertentangan dengan partisipasi Minaj dalam Gay Pride di New York pada Juni.
Homoseksualitas terlarang di Arab Saudi.
Kepala Eksekutif Organisasi HAM Thor Halvorssen menyambut baik keputusan Minaj dan memujinya sebagai "keputusan bijaksana dan menginspirasi untuk menolak usaha transparan rezim Saudi memanfaatkannya demi memoles nama baik."
Baca juga: Organisasi HAM minta Nicki Minaj batalkan penampilan di Jeddah
Pada awal Juli, pihak Arab Saudi mengatakan Jeddah World Fest akan jadi acara musik terbesar di area tersebut. Penampil lainnya meliputi Liam Payne, mantan penyanyi One Direction, dan DJ Amerika Steve Aoki.
Halvorssen berharap Payne akan mengikuti jejak Minaj untuk membatalkan penampilan.
Ketika konser itu diumumkan, sebagian masyarakat Arab Saudi mengungkapkan kegembiraan tentang daftar penampil musisi Barat, termasuk Mariah Carey, DJ Tiesto, dan Black Eyed Peas.
Namun, terdapat sebagian masyarakat yang merasa terganggu dengan kostum Minaj yang seronok. Perempuan Saudi diharuskan mengenakan busana tertutup.
Sebagian masyarakat Saudi mengekspresikan kekecewaannya atas pembatalan konser Minaj.
"Kau bilang sudah paham tentang masalahnya, padahal itu tidak benar. Kerja bagus sudah mengecewakan penggemar," ujar Jamil Baabdullah yang tinggal di Jeddah dalam unggahan di Twitter.
"Aku adalah penggemar berat dan ingin sekali bertemu di Jeddah, tapi kau mengecewakanku. Terima kasih," ujar warganet Mohammed al7 juga melalui Twitter.
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Nicki Minaj luncurkan album 'Pink Friday 2' pada hari ulang tahunnya
08 December 2023 17:58 WIB, 2023
Elton John luncurkan album terbaru yang berkolaborasi dengan banyak musisi
03 September 2021 11:00 WIB, 2021
Diduga intimidasi korban pelecehan seksual, Nicki Minaj dan suami digugat
14 August 2021 10:20 WIB, 2021
Dokumen hukum Mariah Carey hingga Nicki Minaj terancam dilelang peretas
25 June 2020 14:29 WIB, 2020
Nicki Minaj jadi salah satu pengisi suara film 'Angry Bird Movie 2'
26 December 2018 16:35 WIB, 2018
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Kunci menjaga hubungan harmonis di tahun kuda api menurut pakar feng shui
13 February 2026 10:20 WIB