Dukung Taylor Swift dalam AMA, tagar #IStandWithTaylor jadi viral
Jumat, 15 November 2019 11:42 WIB
Taylor Swift (REUTERS/ANDREW KELLY)
Jakarta (ANTARA) - Tanda pagar (tagar) #IStandWithTaylor yang mengekspresikan dukungan terhadap penyanyi Taylor Swift menjadi viral di media jejaring sosial Twitter menyusul pelarangan terhadap pelantun lagu "Me!" itu untuk membawakan lagu-lagu medley dalam ajang American Music Awards (AMA) 2019.
Sederet selebritas dunia, seperti dilansir ET Online, Jumat, memberikan dukungan kepada Swift lewat akun media sosial setelah CEO Big Machine Records Scott Borchetta dan Scooter Braun memberikan larangan terhadap Swift.
Penyanyi Lili Allen mengunggah pernyataa, "Solidaritas terhadap Taylor. Itu terdengar sangat buruk dan orang-orang masih bertanya-tanya kenapa dunia musik belum punya gerakan #MeToo?"
Baca juga: Taylor Swift mengaku dilarang bawakan lagu 'medley' dalam AMA 2019
Sementara, Halsey lewat Instagram Stories mengecam tindakan label Big Machine.
"Jahat. Itu hukuman. Itu upaya membungkam dia (Swift). Keanggunan dan kesabarannya pada masa-masa inilah yang membuat dia sebagai Artis Dekade," kata Halsey.
Selebritas lain seperti Tinashe, Todrick Hall, hingga Rebecca Black juga menyatakan dukungan mereka terhadap Swift.
Sebelumnya, Swift mengungkapkan Scott Borchetta dan Scooter Braun melarangnya membawakan lagu-lagu lama Swift di televisi.
Borchetta dan Braun beralasan label itu tengah merekam ulang musik Swift dan Swift baru bisa membawakan lagu-lagu lawasnya pada 2020.
Baca juga: Taylor Swift mengaku khawatir tak bisa buat lagi sedih lagi
Baca juga: Dinilai tidak berbelas kasihan, Taylor Swift akhirnya batalkan konser
Baca juga: Taylor Swift: Kanye West bermuka dua
Sederet selebritas dunia, seperti dilansir ET Online, Jumat, memberikan dukungan kepada Swift lewat akun media sosial setelah CEO Big Machine Records Scott Borchetta dan Scooter Braun memberikan larangan terhadap Swift.
Penyanyi Lili Allen mengunggah pernyataa, "Solidaritas terhadap Taylor. Itu terdengar sangat buruk dan orang-orang masih bertanya-tanya kenapa dunia musik belum punya gerakan #MeToo?"
Baca juga: Taylor Swift mengaku dilarang bawakan lagu 'medley' dalam AMA 2019
Sementara, Halsey lewat Instagram Stories mengecam tindakan label Big Machine.
"Jahat. Itu hukuman. Itu upaya membungkam dia (Swift). Keanggunan dan kesabarannya pada masa-masa inilah yang membuat dia sebagai Artis Dekade," kata Halsey.
Selebritas lain seperti Tinashe, Todrick Hall, hingga Rebecca Black juga menyatakan dukungan mereka terhadap Swift.
Sebelumnya, Swift mengungkapkan Scott Borchetta dan Scooter Braun melarangnya membawakan lagu-lagu lama Swift di televisi.
Borchetta dan Braun beralasan label itu tengah merekam ulang musik Swift dan Swift baru bisa membawakan lagu-lagu lawasnya pada 2020.
Baca juga: Taylor Swift mengaku khawatir tak bisa buat lagi sedih lagi
Baca juga: Dinilai tidak berbelas kasihan, Taylor Swift akhirnya batalkan konser
Baca juga: Taylor Swift: Kanye West bermuka dua
Pewarta : Ida Nurcahyani
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Taylor Swift hadirkan bintang Hollywood dalam video musik terbaru Opalite
09 February 2026 16:02 WIB
Taylor Swift dukung mendiang Liam Payne dari 2017, dan suratnya akan dilelang
17 November 2025 18:37 WIB
Presiden Jokowi: Perizinan ruwet, Indonesia ketinggalan konser Taylor Swift
24 June 2024 12:33 WIB, 2024
Terpopuler - Hiburan
Lihat Juga
Reza Rahadian ungkap ketertarikan perankan film bertema sosial dan kemanusiaan
07 May 2026 19:14 WIB