Terkait kemunduran Wiranto, OSO: Saya terkejut mundurnya dari mana
Rabu, 18 Desember 2019 17:26 WIB
Ketua Umum Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Oesman Sapta Odang berpidato dalam musyawarah nasional (Munas) Hanura di Jakarta, Selasa (17/12/2019) malam. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/aww. (ANTARA/ADITYA PRADANA PUTRA)
Jakarta (ANTARA) - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang (OSO) mengaku terkejut mendengar kabar pengunduran diri Wiranto dari Ketua Dewan Pembina Partai Hanura, lantaran tidak ada jabatan itu dalam struktur Partai Hanura.
"Saya terkejut mundurnya dari mana. Mundur itu kan kalau ada di tempat. Tapi kalau tempatnya nggak ada, dia mundur saya juga nggak mengerti," kata OSO dalam konferensi pers di arena Munas III Hanura, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu.
Dia menegaskan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Hanura yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM tidak ada struktur Dewan Pembina.
Dalam kesempatan itu OSO juga menegaskan dirinya tidak pernah memecat Wiranto dari jabatan Dewan Pembina, sebab jabatan itu tidak ada dalam struktur partai.
OSO mengatakan apabila memang ada pihak yang menginginkan adanya struktur Dewan Pembina Hanura, maka hal itu bisa diusulkan dalam Munas III Hanura.
"Tapi jangan diperbesar lah. Kekhilafan orang pasti ada. Saya juga bisa khilaf, apalagi Pak Wiranto. Yang penting kita baik-baik saja," ujar OSO.
Sebelumnya dalam konferensi pers secara terpisah, pendiri Partai Hanura Wiranto menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.
Wiranto menegaskan ingin fokus menjalankan amanah Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.
"Saya terkejut mundurnya dari mana. Mundur itu kan kalau ada di tempat. Tapi kalau tempatnya nggak ada, dia mundur saya juga nggak mengerti," kata OSO dalam konferensi pers di arena Munas III Hanura, di Hotel Sultan, Jakarta, Rabu.
Dia menegaskan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga Partai Hanura yang tercatat di Kementerian Hukum dan HAM tidak ada struktur Dewan Pembina.
Dalam kesempatan itu OSO juga menegaskan dirinya tidak pernah memecat Wiranto dari jabatan Dewan Pembina, sebab jabatan itu tidak ada dalam struktur partai.
OSO mengatakan apabila memang ada pihak yang menginginkan adanya struktur Dewan Pembina Hanura, maka hal itu bisa diusulkan dalam Munas III Hanura.
"Tapi jangan diperbesar lah. Kekhilafan orang pasti ada. Saya juga bisa khilaf, apalagi Pak Wiranto. Yang penting kita baik-baik saja," ujar OSO.
Sebelumnya dalam konferensi pers secara terpisah, pendiri Partai Hanura Wiranto menyatakan mengundurkan diri dari jabatan Ketua Dewan Pembina Partai Hanura.
Wiranto menegaskan ingin fokus menjalankan amanah Presiden Jokowi sebagai Ketua Dewan Pertimbangan Presiden.
Pewarta : Rangga Pandu Asmara Jingga
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Ini alasan Menag Nasaruddin Umar terima fasilitas jet dari Oesman Sapta Odang
23 February 2026 15:26 WIB
Hakim Arief Hidayat dijatuhkan sanksi terbukti langgar Sapta Karsa Hutama
07 November 2023 19:18 WIB, 2023
Pemprov Kalteng laksanakan Aksi Sapta Pesona dorong pertumbuhan industri pariwisata
14 October 2022 13:11 WIB, 2022
Walau Jepang darurat COVID-19, Indonesia tetap bersiap untuk Olimpiade Tokyo
24 April 2021 11:08 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB