Bentengi generasi muda Bartim dari paham radikalisme dan narkoba
Selasa, 7 Januari 2020 15:49 WIB
Wakil Ketua I DPRD Barito Timur Ariantho S Muler. (ANTARA/Habibullah)
Tamiang Layang (ANTARA) - Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Barito Timur, Kalimantan Tengah, Ariantho S Muler mengingatkan sekaligus meminta, seluruh elemen masyarakat memberikan pemahaman tentang Pancasila pada generasi muda agar terhindar dari paham radikalisme.
"Berikan juga pemahaman tentang bahaya dan dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba baik hukuman pidana maupun terkait kesehatan. Dengan begitu, generasi muda Bartim dibentengi dari radikalisme dan narkoba," kata Ariantho di Tamiang Layang, Selasa.
Menurut dia, generasi muda perlu mengetahui tentang pemahaman Pancasila dan makna dari Bhenika Tunggal Ika. Semua elemen masyarakat mulai dari unsur Pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga para perusahaan swasta perlu bersatu membentengi generasi muda dari bahaya radikalisme dan narkoba.
Dalam sejarah, Hari Kesaktian Pancasila diperingati atas terjadinya pemberontakan dengan sebutan operasi Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau G30-S/PKI. Membentengi generasi muda agar kenangan pahit dalam sejarah tidak terulang kembali. Maka perlu benteng yang kuat dengan mengedepankan Pancasila sebagai dasar negara.
Baca juga: Legislator Barito Timur berjanji perjuangkan aspirasi disampaikan warga saat reses
Paham radikalisme dan sejenisnya sangat bertentangan dengan Pancasila yang sangat menghormati dan menghargai perbedaan. Perlu perjuangan meraih kemerdekaan dan perjuangan itu berkat kekompakan, persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen masyarakat yang bersatu padu.
dia mengatakan kekuatan Pancasila telah menunjukkan dan memungkinkan kita hidup berdampingan secara damai, harmonis dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Demikian pula dengan membentengi diri generasi muda dari bahaya narkoba. Ini juga sangat diperlukan demi kebaikan kabupaten ini di masa-masa mendatang," kata politisi PKPI.
Ditambahkan Ariantho, perlu inovasi dan kreasi dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang didukung elemen lainnya untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten berjuluk Jari Janang Kalalawah.
Pria yang gemar membina generasi muda itu juga meminta kepada organisasi-organisasi yang ada di Barito Timur untuk melakukan pembinaan dan pemberdayakan pemuda dan pemudi ke arah positif sehingga terhindar dari radikalisme dan narkoba.
"Walaupun saat ini sudah aman, kondusif dan harmonis. Namun perlu terus dipupuk agar kedepannya tetap tentram, aman, damai, kondusif dan harmonis," demikian Ariantho.
Baca juga: Infrastruktur masih mendominasi keluhan masyarakat Barito Timur
Baca juga: Optimalkan pelayanan kesehatan, RSUD Tamiang Layang memerlukan pembenahan
"Berikan juga pemahaman tentang bahaya dan dampak negatif dari penyalahgunaan narkoba baik hukuman pidana maupun terkait kesehatan. Dengan begitu, generasi muda Bartim dibentengi dari radikalisme dan narkoba," kata Ariantho di Tamiang Layang, Selasa.
Menurut dia, generasi muda perlu mengetahui tentang pemahaman Pancasila dan makna dari Bhenika Tunggal Ika. Semua elemen masyarakat mulai dari unsur Pemerintahan, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda hingga para perusahaan swasta perlu bersatu membentengi generasi muda dari bahaya radikalisme dan narkoba.
Dalam sejarah, Hari Kesaktian Pancasila diperingati atas terjadinya pemberontakan dengan sebutan operasi Gerakan 30 September Partai Komunis Indonesia atau G30-S/PKI. Membentengi generasi muda agar kenangan pahit dalam sejarah tidak terulang kembali. Maka perlu benteng yang kuat dengan mengedepankan Pancasila sebagai dasar negara.
Baca juga: Legislator Barito Timur berjanji perjuangkan aspirasi disampaikan warga saat reses
Paham radikalisme dan sejenisnya sangat bertentangan dengan Pancasila yang sangat menghormati dan menghargai perbedaan. Perlu perjuangan meraih kemerdekaan dan perjuangan itu berkat kekompakan, persatuan dan kesatuan dari seluruh elemen masyarakat yang bersatu padu.
dia mengatakan kekuatan Pancasila telah menunjukkan dan memungkinkan kita hidup berdampingan secara damai, harmonis dan penuh toleransi dengan siapa saja yang berbeda latar belakang agama, suku, ras, adat istiadat dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.
"Demikian pula dengan membentengi diri generasi muda dari bahaya narkoba. Ini juga sangat diperlukan demi kebaikan kabupaten ini di masa-masa mendatang," kata politisi PKPI.
Ditambahkan Ariantho, perlu inovasi dan kreasi dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur yang didukung elemen lainnya untuk menciptakan kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten berjuluk Jari Janang Kalalawah.
Pria yang gemar membina generasi muda itu juga meminta kepada organisasi-organisasi yang ada di Barito Timur untuk melakukan pembinaan dan pemberdayakan pemuda dan pemudi ke arah positif sehingga terhindar dari radikalisme dan narkoba.
"Walaupun saat ini sudah aman, kondusif dan harmonis. Namun perlu terus dipupuk agar kedepannya tetap tentram, aman, damai, kondusif dan harmonis," demikian Ariantho.
Baca juga: Infrastruktur masih mendominasi keluhan masyarakat Barito Timur
Baca juga: Optimalkan pelayanan kesehatan, RSUD Tamiang Layang memerlukan pembenahan
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Diskominfo Palangka Raya perluas jaringan KIM tingkatkan literasi digital
06 February 2026 14:53 WIB
DPRD dan Pemprov Kalteng komitmen perkuat iklim investasi dan mutu pelayanan perizinan
06 February 2026 14:39 WIB
Pemkab Kapuas komit tetap lakukan pembinaan meski tanpa hibah operasional KONI
06 February 2026 13:41 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Bupati Bartim ingin kolam renang Patianom dikelola secara efektif dan berkesinambungan
05 February 2026 17:22 WIB
ASN Diskominfops Bartim didampingi KP2KP Tamiang laporkan SPT tahunan 2025
04 February 2026 15:50 WIB
Optimalkan pelayanan, Pemkab Bartim luncurkan penerapan BLUD di seluruh puskesmas
03 February 2026 13:10 WIB
Bupati dan Wakil Bupati Bartim ikuti rakornas Pusat dan Daerah 2026 di Bogor
02 February 2026 13:01 WIB