Warga Singapura borong masker di apotek dan swalayan Kota Batam
Kamis, 6 Februari 2020 15:31 WIB
Kepala Dinas Kesehatan Kepri Tjetjep Yudiana (Nikolas Panama)
Tanjungpinang (ANTARA) - Warga negara Singapura dalam beberapa hari ini memborong masker di sejumlah apotek dan swalayan di Batam, Provinsi Kepulauan Riau untuk perlindungan diri guna mengantisipasi virus corona.
"Ada banyak informasi yang saya dapat bahwa warga Singapura membeli masker hingga berkarung-karung. Ini tidak dibenarkan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri Tjetjep Yudiana yang dihubungi dari Tanjungpinang, Kamis.
Tjetjep mengatakan sikap warga Singapura itu mendapat protes dari warga Batam, terutama yang kesulitan mendapatkan masker.
Jarak yang dekat antara Singapura dan Batam memudahkan warga Singapura membeli masker. Bahkan mereka juga memborong sabun cuci tangan kemasan.
Baca juga: Selain demam dan batuk, ini pertanda Anda terinfeksi virus corona
Terkait persoalan itu, Tjetjep mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bea dan Cukai agar mencegah warga Singapura membeli masker.
"Hari ini kami akan bahas soal itu, dan yang lainnya," katanya.
Tjetjep mengemukakan Kemenkes sudah menyiapkan sebanyak 150 ribu masker untuk masyarakat Kepri. Sedangkan untuk warga Kabupaten Natuna, yang menjadi tempat karantina untuk observasi virus corona, disiapkan 100 ribu masker.
Terkait kasus tenaga kerja wanita (TKW) di Singapura yang terjangkit virus corona, ia menegaskan di Kepri, khususnya Tanjungpinang, Batam dan Karimun terus mewaspadainya. Petugas di seluruh pintu keluar masuk Kepri wajib mengenakan masker.
"Untuk warga lainnya, belum wajib menggunakan masker, kecuali yang dalam kondisi batuk, pilek dan gangguan pernapasan," demikian Tjetjep Yudiana.
Baca juga: Lumpuhkan virus corona dengan alkohol hingga disinfektan
Baca juga: Garuda siap evakuasi WNI di luar Wuhan kembali ke Tanah Air
Baca juga: Akibat Corona, Grand Prix China terancam batal
"Ada banyak informasi yang saya dapat bahwa warga Singapura membeli masker hingga berkarung-karung. Ini tidak dibenarkan," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kepri Tjetjep Yudiana yang dihubungi dari Tanjungpinang, Kamis.
Tjetjep mengatakan sikap warga Singapura itu mendapat protes dari warga Batam, terutama yang kesulitan mendapatkan masker.
Jarak yang dekat antara Singapura dan Batam memudahkan warga Singapura membeli masker. Bahkan mereka juga memborong sabun cuci tangan kemasan.
Baca juga: Selain demam dan batuk, ini pertanda Anda terinfeksi virus corona
Terkait persoalan itu, Tjetjep mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan Bea dan Cukai agar mencegah warga Singapura membeli masker.
"Hari ini kami akan bahas soal itu, dan yang lainnya," katanya.
Tjetjep mengemukakan Kemenkes sudah menyiapkan sebanyak 150 ribu masker untuk masyarakat Kepri. Sedangkan untuk warga Kabupaten Natuna, yang menjadi tempat karantina untuk observasi virus corona, disiapkan 100 ribu masker.
Terkait kasus tenaga kerja wanita (TKW) di Singapura yang terjangkit virus corona, ia menegaskan di Kepri, khususnya Tanjungpinang, Batam dan Karimun terus mewaspadainya. Petugas di seluruh pintu keluar masuk Kepri wajib mengenakan masker.
"Untuk warga lainnya, belum wajib menggunakan masker, kecuali yang dalam kondisi batuk, pilek dan gangguan pernapasan," demikian Tjetjep Yudiana.
Baca juga: Lumpuhkan virus corona dengan alkohol hingga disinfektan
Baca juga: Garuda siap evakuasi WNI di luar Wuhan kembali ke Tanah Air
Baca juga: Akibat Corona, Grand Prix China terancam batal
Pewarta : Nikolas Panama
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Dinkes beri penghargaan dua fasilitas Pelayanan Kefarmasian di Kapuas
15 February 2025 7:57 WIB, 2025
Pemilik apotek dan toko obat di Kapuas diedukasi peningkatan mutu pelayanan
12 February 2025 10:55 WIB, 2025
Pemkot Palangka Raya berupaya tingkatkan pembinaan standarisasi layanan apotek
28 November 2023 17:51 WIB, 2023
Dinkes Pulang Pisau: Bidang farmasi berkontribusi pacu pertumbuhan ekonomi
08 August 2023 15:11 WIB, 2023
Dinkes Palangka Raya tingkatkan pembinaan standarisasi layanan apotek
03 August 2023 20:27 WIB, 2023
Dinkes imbau apotek di Barsel tak jual sirop penyebab gangguan ginjal akut pada anak
27 October 2022 16:45 WIB, 2022
Legislator: Larangan apotek menjual obat sirop sementara langkah yang tepat
20 October 2022 17:34 WIB, 2022
K-24 hadirkan layanan dokter dan pembelian obat terapi COVID-19 daring
05 August 2021 13:07 WIB, 2021
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Fantastis! Rp214 miliar disita dalam kasus korupsi lahan transmigrasi Kaltim
26 March 2026 22:13 WIB