Perangi misinformasi virus corona, WHO gabung Tiktok
Sabtu, 29 Februari 2020 17:00 WIB
Ilustrasi - Aplikasi Tiktok (ANTARA/Arindra Meodia)
Jakarta (ANTARA) - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meluncurkan akun TikTok pada Jumat (28/2), sebagai upaya memerangi kesalahan informasi tentang virus corona secara online, dilansir The Verge.
Dalam video pertama WHO, Benedetta Allegranzi, pemimpin teknis pencegahan dan pengendalian infeksi, menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari virus corona dan mengarahkan mereka ke situs web WHO untuk informasi tambahan.
“Kami bergabung dengan (Tiktok) untuk memberi Anda nasihat kesehatan masyarakat yang andal dan tepat waktu,” tulis WHO dalam deskripsi video pertamanya.
Tiktok dibanjiri meme tentang virus corona baru selama beberapa pekan terakhir, dengan beberapa pengguna berpura-pura terinfeksi. Dalam satu kasus, seorang remaja membuat video yang menunjukkan bahwa teman mereka adalah orang Kanada pertama yang dikonfirmasi telah terinfeksi virus corona.
Tiktok tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Peluncuran akun Tiktok merupakan bagian dari pekerjaan WHO untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai virus corona untuk pengguna online.
Menurut MIT Technology Review, WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah menghabiskan beberapa pekan terakhir melawan informasi yang salah mengenai virus corona pada platform seperti Facebook, Twitter, Tencent dan Tiktok.
Informasi dari WHO kini telah berada di paling atas hasil pencarian Google tentang virus corona. Pengguna Facebook juga akan bertemu dengan pesan di feed yang mengarahkan mereka untuk mengunjungi situs web pemerintah untuk informasi tentang virus corona.
Pengguna Twitter akan melihat pesan "Ketahui fakta" dan mengarahkan mereka untuk mengunjungi situs web CDC untuk "informasi terbaik tentang wabah virus corona" ketika mereka mencari konten yang berkaitan dengan virus tersebut.
TikTok juga menautkan pengguna yang mencari konten terkait virus tersebut ke situs web WHO.
WHO juga telah membuat langkah untuk mengirim informasi wabah virus corona yang akurat ke akun media sosial lainnya seperti Instagram. Feed Instagram WHO dipenuhi dengan infografis yang menguraikan bagaimana orang dapat melindungi diri dari virus corona.
Dalam video pertama WHO, Benedetta Allegranzi, pemimpin teknis pencegahan dan pengendalian infeksi, menjelaskan langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk melindungi diri dari virus corona dan mengarahkan mereka ke situs web WHO untuk informasi tambahan.
“Kami bergabung dengan (Tiktok) untuk memberi Anda nasihat kesehatan masyarakat yang andal dan tepat waktu,” tulis WHO dalam deskripsi video pertamanya.
Tiktok dibanjiri meme tentang virus corona baru selama beberapa pekan terakhir, dengan beberapa pengguna berpura-pura terinfeksi. Dalam satu kasus, seorang remaja membuat video yang menunjukkan bahwa teman mereka adalah orang Kanada pertama yang dikonfirmasi telah terinfeksi virus corona.
Tiktok tidak segera menanggapi permintaan komentar.
Peluncuran akun Tiktok merupakan bagian dari pekerjaan WHO untuk mendapatkan informasi yang akurat mengenai virus corona untuk pengguna online.
Menurut MIT Technology Review, WHO dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit telah menghabiskan beberapa pekan terakhir melawan informasi yang salah mengenai virus corona pada platform seperti Facebook, Twitter, Tencent dan Tiktok.
Informasi dari WHO kini telah berada di paling atas hasil pencarian Google tentang virus corona. Pengguna Facebook juga akan bertemu dengan pesan di feed yang mengarahkan mereka untuk mengunjungi situs web pemerintah untuk informasi tentang virus corona.
Pengguna Twitter akan melihat pesan "Ketahui fakta" dan mengarahkan mereka untuk mengunjungi situs web CDC untuk "informasi terbaik tentang wabah virus corona" ketika mereka mencari konten yang berkaitan dengan virus tersebut.
TikTok juga menautkan pengguna yang mencari konten terkait virus tersebut ke situs web WHO.
WHO juga telah membuat langkah untuk mengirim informasi wabah virus corona yang akurat ke akun media sosial lainnya seperti Instagram. Feed Instagram WHO dipenuhi dengan infografis yang menguraikan bagaimana orang dapat melindungi diri dari virus corona.
Pewarta : Arindra Meodia
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Komitmen perangi narkoba, ratusan pejabat di Kotim ikuti tes urine massal
17 November 2025 17:57 WIB
Wabup Kapuas tegaskan komitmen perangi kekerasan terhadap perempuan dan anak
07 November 2025 12:40 WIB
Komitmen perangi narkoba, puluhan pegawai Kesbangpol dan BNK Kotim tes urine
02 December 2024 21:26 WIB, 2024
Junjung tinggi integritas untuk perangi korupsi, kata legislator ini
19 November 2024 16:46 WIB, 2024
DPRD Murung Raya ajak semua pihak perangi penyalahgunaan Narkoba di kalangan pelajar
10 November 2024 17:32 WIB, 2024
Terpopuler - Teknologi
Lihat Juga
Standar keamanan AI dipertanyakan setelah mantan karyawan xAI soroti risiko Grok
16 February 2026 15:56 WIB
Pemerintah India kucurkan dana Rp185 triliun guna dukung ekosistem startup
16 February 2026 15:52 WIB