Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mulai menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan, guna menyukseskan rencana pemerintah pusat yang ingin menjadikan wilayah setempat sebagai salah satu lumbung pangan nasional.

"Salah satu yang kami lakukan, yakni mulai menyiapkan pendanaan guna menyukseskannya," kata Gubernur Kalteng Sugianto Sabran saat dihubungi dari Palangka Raya, Rabu.

Adapun kabupaten yang dipilih sebagai rencana pengembangan tersebut, yakni Pulang Pisau dan Kapuas. Untuk keperluan pendaan tersebut, telah dibahas bersama pihak terkait.

Selain pendanaan, pihaknya juga telah melakukan kajian ke lapangan oleh tim yang terdiri dari sejumlah instansi terkait. Seperti BPTP Kalteng, Dinas Tanaman Pangan Hortikultura dan Peternakan, perwakilan perguruan tinggi dan beberapa lainnya.

Baca juga: Berikut kegiatan yang dilakukan di Kalteng, terkait proyeksi lumbung pangan nasional

Baca juga: Pemanfaatan lahan rawa di Kalteng butuh Rp2,55 triliun

Salah satu yang dikunjungi yakni Desa Mulya Sari Pangkoh 3, Kecamatan Pandih Batu, Pulang Pisau. Tujuannya untuk mengetahui kondisi lahan, usaha tani, sistem budidaya, sarana dan prasarana pertanian, serta sosial masyarakat di kawasan eks Pengembangan Lahan Gambut (PLG) sejuta hektare Pulang Pisau.

Kunjungan kerja tim tersebut, untuk memastikan potensi lahan yang dapat dikembangkan sebagai lahan produksi, memetakan kesesuaian pengembangan lahan, hingga penyediaan pangan nasional.

Baca juga: Program 'Food Estate' di Pulang Pisau ciptakan peluang lapangan kerja baru

Sebelumnya diketahui bersama beberapa waktu lalu Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo, berkunjung ke Kalteng untuk melihat kondisi lahan secara langsung, guna mendorong provinsi setempat menjadi salah satu lumbung pangan di Indonesia.

"Ini bentuk keberpihakan pemerintah pusat pada Kalteng. Saya hadir mewakili pemerintah pusat bahwa Pulang Pisau, Kapuas dan lainnya didorong menjadi pusat kekuatan ekonomi dan pangan di Indonesia," katanya.

Syahrul mengatakan, sektor pertanian seperti padi, sangat menjanjikan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dengan teknologi, mesin dan bibit yang tepat, dalam waktu yang relatif singkat akan mendapatkan hasil maksimal.

"Mari manfaatkan lahan yang ada. Manfaatkan teknologi, riset, serta segala sumber daya agar pengembangan padi di Pulang Pisau maksimal, sehingga meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup masyarakat," tegasnya.

Baca juga: Pertanian sangat potensial mendukung peningkatan perekonomian Kotim

Baca juga: Kementan dorong Kalteng jadi lumbung pangan Indonesia

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader : Admin 4
Copyright © ANTARA 2024