Kesembuhan pasien COVID-19 di Bartim terus meningkat
Senin, 2 November 2020 19:57 WIB
Koordinator Bidang Kehumasan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID–19 Kabupaten Barito Timur, Suprayogi. ANTARA/Habibullah
Tamiang Layang (ANTARA) - Koordinator Bidang Kehumasan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID–19 Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, Suprayogi menyebutkan angka kesembuhan akhir pekan tadi meningkat tajam.
“Angka kesembuhan meningkat dari sebelumnya 80,36 persen menjadi 85,81 persen atau dari 225 orang meningkat menjadi 242 orang dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 283 orang,” kata Suprayogi di Tamiang Layang, Senin.
Menurutnya, sebanyak 18 orang pasien COVID-19 dinyatakan sembuh pada pada Jumat (30/10). Selanjutnya pada Sabtu (31/10) lalu ada 16 orang pasien COVID-19 sembuh, hingga pada Minggu (1/11) ada satu orang pasien COVID-19 yang sembuh.
Saat ini, Tim Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID–19 Bartim hanya merawat 38 orang pasien COVID-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dirawat di Rumah Susun Sewa Sederhana Longkang di Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berupaya dengan semaksimal mungkin untuk menanggulangi COVID-19 dengan melakukan pencegahan. Tim juga menggencarkan sosialisasi dan operasi yustisi berkaitan dengan perilaku tiga M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Kita harapkan masyarakat beserta seluruh elemen yang ada turut serta bersama Pemkab Bartim melakukan pencegahan COVID-19 dengan tiga M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Suprayogi.
Suprayogi menambahkan, Pemkab Bartim juga berupaya maksimal melakukan pengendalian penyebaran COVID-19 dengan tiga P yakni pemeriksaan (test), pelacakan (tracking) dan perawatan (treatment).
Jumlah kasus yang ditangani dan tingginya angka kesembuhan serta bisa ditekannya angka kematian merupakan bukti maksimalnya Pemkab Bartim melakukan pengendalian penyebaran COVID-19. Peran masyarakat sangat penting untuk mendukung agar penularan COVID-19 bisa terus ditekan.
"Kita semua mengharapkan masyarakat terus bersama pemerintah untuk memerangi COVID-19 dengan gerakan tiga M hingga pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir,” demikian Suprayogi.
Baca juga: Pengguna jalan patuh protokol kesehatan di Bartim diberi bingkisan
Baca juga: 142 peserta lulus seleksi CPNS Bartim
Baca juga: Jangan pernah remehkan COVID-19, siapapun bisa tertular
“Angka kesembuhan meningkat dari sebelumnya 80,36 persen menjadi 85,81 persen atau dari 225 orang meningkat menjadi 242 orang dari total kasus terkonfirmasi sebanyak 283 orang,” kata Suprayogi di Tamiang Layang, Senin.
Menurutnya, sebanyak 18 orang pasien COVID-19 dinyatakan sembuh pada pada Jumat (30/10). Selanjutnya pada Sabtu (31/10) lalu ada 16 orang pasien COVID-19 sembuh, hingga pada Minggu (1/11) ada satu orang pasien COVID-19 yang sembuh.
Saat ini, Tim Penanganan Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan COVID–19 Bartim hanya merawat 38 orang pasien COVID-19 berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG) yang dirawat di Rumah Susun Sewa Sederhana Longkang di Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur.
Pemerintah Kabupaten Barito Timur terus berupaya dengan semaksimal mungkin untuk menanggulangi COVID-19 dengan melakukan pencegahan. Tim juga menggencarkan sosialisasi dan operasi yustisi berkaitan dengan perilaku tiga M yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak.
“Kita harapkan masyarakat beserta seluruh elemen yang ada turut serta bersama Pemkab Bartim melakukan pencegahan COVID-19 dengan tiga M, yakni memakai masker, mencuci tangan dan menjaga jarak,” kata Suprayogi.
Suprayogi menambahkan, Pemkab Bartim juga berupaya maksimal melakukan pengendalian penyebaran COVID-19 dengan tiga P yakni pemeriksaan (test), pelacakan (tracking) dan perawatan (treatment).
Jumlah kasus yang ditangani dan tingginya angka kesembuhan serta bisa ditekannya angka kematian merupakan bukti maksimalnya Pemkab Bartim melakukan pengendalian penyebaran COVID-19. Peran masyarakat sangat penting untuk mendukung agar penularan COVID-19 bisa terus ditekan.
"Kita semua mengharapkan masyarakat terus bersama pemerintah untuk memerangi COVID-19 dengan gerakan tiga M hingga pandemi COVID-19 dinyatakan berakhir,” demikian Suprayogi.
Baca juga: Pengguna jalan patuh protokol kesehatan di Bartim diberi bingkisan
Baca juga: 142 peserta lulus seleksi CPNS Bartim
Baca juga: Jangan pernah remehkan COVID-19, siapapun bisa tertular
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Tangani pasien kanker payudara usia muda punya tantangan tersendiri, ungkap dr. Reza Musmarliansyah
10 October 2025 21:58 WIB
Tim dokter China catat rekor global, cangkok jantung buatan pasien termuda
26 September 2025 13:01 WIB
Direktur RSUD Pulpis pastikan kebutuhan obat pasien tercukupi pasca kebakaran
26 July 2025 21:48 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Bupati Bartim tandatangani verifikasi IPPR dan RDTR di Kementerian ATR/BPN
12 February 2026 22:34 WIB
Musrenbangcam Patangkep Tutui hasilkan 50 usulan prioritas pembangunan 2027
12 February 2026 16:56 WIB
Penghargaan ke PT Bartim Coalindo berpolemik, BPBD Damkar Bartim minta maaf
11 February 2026 16:45 WIB
Perkuat dasar perencanaan anggaran 2027, Pemkab Bartim susun SHS dan HSPK
09 February 2026 13:37 WIB