
Camat MBK usulkan penambahan puskesmas atasi penumpukan pasien

Sampit (ANTARA) - Camat Mentawa Baru Ketapang (MBK), Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah Irpansyah mengusulkan penambahan puskesmas di wilayahnya untuk mengatasi penumpukan pasien serta mengoptimalkan layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Jadi rencananya kami ingin membangun puskesmas baru, karena pelayanan yang diberikan di Puskesmas Ketapang 2 itu sudah terlalu banyak, mencapai 60.000 penduduk yang dilayani,” kata Irpansyah di Sampit, Jumat.
Ia menjelaskan, Kecamatan MBK terdiri dari lima kelurahan dan enam desa dengan jumlah penduduk mencapai 110.000 jiwa dan menempatkan kecamatan itu sebagai kecamatan dengan jumlah penduduk terbanyak di Kotim.
Saat ini ada tiga puskesmas di kecamatan tersebut, yakni Puskesmas Ketapang 1, Puskesmas Ketapang 2 dan Puskesmas Pasir Putih. Namun, karena kondisi geografis menyebabkan penumpukan pasien pada salah satu puskesmas.
Puskesmas Ketapang 2 menanggung beban paling berat dengan melayani dua kelurahan dan enam desa yang meliputi sekitar 60.000 penduduk. Hal ini disebabkan lokasinya yang paling dekat dibandingkan dua puskesmas lainnya.
Usulan pembangunan puskesmas baru ini pun tak lepas dari koordinasi antara kecamatan dengan Puskesmas Ketapang 2 yang mengaku kewalahan mengatasi antrean pasien yang cukup panjang sehari-hari, sedangkan tenaga medis yang tersedia hanya 80 orang.
“Puskesmas Ketapang 2 ini sering kewalahan dalam memberikan layanan kesehatan, makanya kami harap ada pembangunan puskesmas baru. Karena mungkin 10 tahun ke depan penduduk kita akan bertambah lagi, sehingga kami memikirkan untuk solusi jangka panjangnya,” jelasnya.
Baca juga: KSOP Sampit perkuat sinergi insan maritim lewat jalan sehat
Irpansyah melanjutkan, usulan penambahan puskesmas ini telah disampaikan ke Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim yang kemudian melakukan kajian lapangan. Dengan harapan paling tidak 2027 mendatang puskesmas baru sudah berdiri.
Ia membeberkan, sebenarnya usulan untuk penambahan puskesmas baru ini juga berdasarkan rekomendasi Dinkes Kotim, namun sesuai prosedur maka pihak kecamatan perlu mengusulkan dulu ke pemerintah daerah.
Untuk pembangunan puskesmas baru ini, pihaknya telah menyiapkan lahan yang merupakan hibah dari warga kepada pemerintah daerah untuk pembangunan puskesmas.
Lahan tersebut berlokasi di Desa Eka Bahurui, Jalan HM Arsyad, disamping Pos Pemadam Kebakaran Sektor Mentawa Baru Ketapang dengan luas 49x100 meter.
Lokasi ini dinilai strategis karena berada tepat di tepi jalan raya, sehingga aksesnya cepat dan mudah. Ketika ada kecelakaan bisa langsung ditangani di puskesmas itu dan kalau perlu dirujuk ke RSUD dr Murjani juga lebih cepat karena masih satu jalur.
“Mudah-mudahan usulan ini bisa terealisasi. Artinya nanti akan ada empat puskesmas di MBK dan jumlah itu kami nilai ideal untuk lima hingga 10 tahun ke depan dengan mengukur kepadatan jumlah penduduk di kecamatan ini,” demikian Irpansyah.
Baca juga: Dishub Kotim ingatkan pengendara perhatikan muatan saat melewati Sei Lenggana
Baca juga: DPRD Kalteng minta pemerintah segera perbaiki jalan menuju Pelabuhan Bagendang
Baca juga: DLH Kotim apresiasi Pedrosa terbukti sangat membantu penanganan sampah
Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
