Kolaborasi pemkab dan pemdes sukseskan program ekonomi kerakyatan di Bartim
Selasa, 27 April 2021 16:40 WIB
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Trikorianto. (ANTARA/Habibullah)
Tamiang Layang (ANTARA) - Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah terus mengawal program ekonomi kerakyatan dengan turut mendampingi dan mengevaluasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes) 2021.
“Supaya program yang direalisasikan tidak berbenturan antara program desa dengan milik Pemkab Bartim, khususnya pada Distankep,” kata Kepala Distankep Bartim Trikorianto di Tamiang Layang, Selasa.
Program ekonomi kerakyatan pada Distankep yang difokuskan tidak hanya sebatas pemberdayaan dan memberi bantuan saja, tetapi juga dalam bentuk kegiatan pembangunan fisik.
Program ekonomi kerakyatan merupakan implementasi dari misi Pemkab Bartim 2018-2023, yakni meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, koperasi, UMKM dan perluasan lapangan kerja.
Program ekonomi kerakyatan telah disusun secara matang dengan mempertimbangkan hasil yang ingin dicapai dan jelas, serta bermanfaat bagi masyarakat dan berdampak positif dalam menyejahterakan masyarakat kedepannya.
Kolaborasi program ekonomi kerakyatan dicontohkan pada Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima. Distankep menopang program utama pertanian, sedangkan Pemerintah Desa Bagok mengakomodasi dalam APBDes pembangunan penunjang pertanian seperti jalan usaha tani.
“Sebelum direalisasikan, dilakukan evaluasi sehingga realisasinya cukup dilakukan desa dan hal itu lebih memudahkan dalam mempertanggungjawabkannya,” jelas Trikorianto.
Sudah ada puluhan desa di tiga kecamatan telah selesai dilakukan evaluasi APBDes tahun anggaran 2021. Puluhan desa tersebut berada di Kecamatan Raren Batuah, Karusen Janang dan Benua Lima.
Pendampingan evaluasi APBDes 2021 tersebut juga turut dihadiri Sekda Panahaan Moetar, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (DPMDS), camat beserta perangkat desa.
Kolaborasi program ekonomi kerakyatan dari OPD Pemkab Bartim yang sinkron dengan pemerintahan desa, diyakini mampu mempercepat akselerasi realisasinya, dengan tujuan akhir untuk menyejahterakan masyarakat.
“Tinggal tekad dan keseriusan semua elemen masyarakat untuk melaksanakan programnya,” demikian Trikorianto.
“Supaya program yang direalisasikan tidak berbenturan antara program desa dengan milik Pemkab Bartim, khususnya pada Distankep,” kata Kepala Distankep Bartim Trikorianto di Tamiang Layang, Selasa.
Program ekonomi kerakyatan pada Distankep yang difokuskan tidak hanya sebatas pemberdayaan dan memberi bantuan saja, tetapi juga dalam bentuk kegiatan pembangunan fisik.
Program ekonomi kerakyatan merupakan implementasi dari misi Pemkab Bartim 2018-2023, yakni meningkatkan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian, hortikultura, perkebunan, peternakan, perikanan, koperasi, UMKM dan perluasan lapangan kerja.
Program ekonomi kerakyatan telah disusun secara matang dengan mempertimbangkan hasil yang ingin dicapai dan jelas, serta bermanfaat bagi masyarakat dan berdampak positif dalam menyejahterakan masyarakat kedepannya.
Kolaborasi program ekonomi kerakyatan dicontohkan pada Desa Bagok, Kecamatan Benua Lima. Distankep menopang program utama pertanian, sedangkan Pemerintah Desa Bagok mengakomodasi dalam APBDes pembangunan penunjang pertanian seperti jalan usaha tani.
“Sebelum direalisasikan, dilakukan evaluasi sehingga realisasinya cukup dilakukan desa dan hal itu lebih memudahkan dalam mempertanggungjawabkannya,” jelas Trikorianto.
Sudah ada puluhan desa di tiga kecamatan telah selesai dilakukan evaluasi APBDes tahun anggaran 2021. Puluhan desa tersebut berada di Kecamatan Raren Batuah, Karusen Janang dan Benua Lima.
Pendampingan evaluasi APBDes 2021 tersebut juga turut dihadiri Sekda Panahaan Moetar, serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Sosial (DPMDS), camat beserta perangkat desa.
Kolaborasi program ekonomi kerakyatan dari OPD Pemkab Bartim yang sinkron dengan pemerintahan desa, diyakini mampu mempercepat akselerasi realisasinya, dengan tujuan akhir untuk menyejahterakan masyarakat.
“Tinggal tekad dan keseriusan semua elemen masyarakat untuk melaksanakan programnya,” demikian Trikorianto.
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Wabup Murung Raya apresiasi pendampingan sertifikasi halal gratis bagi pelaku UMKM
04 May 2026 20:50 WIB
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Anggota DPR: Investasi harus berdampak nyata bagi warga, bukan sekadar ambil untung
05 May 2026 13:01 WIB
Pemkab Bartim wajibkan ASN kenakan Batik Kalteng peringati Hari Kartini 2026
20 April 2026 16:57 WIB