Kemenkes jelaskan latar belakang anjuran penggunaan masker ganda

Selasa, 29 Juni 2021 17:26 WIB

Jakarta (ANTARA) - Masyarakat diimbau menggunakan masker ganda untuk mengantisipasi risiko penularan sejumlah varian baru SARS-CoV-2 penyebab COVID-19, kata Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi.

"Mengapa masyarakat perlu memakai masker ganda? Bila perlu menggunakan masker double karena masker kain saja di bagian kiri-kanannya tuh masih ada yang bolong, jadi semakin sangat memungkinkan untuk terjadi penularan," katanya saat menjadi pembicara dalam webinar Ruang Tamu yang diselenggarakan Holopis secara virtual dan dipantau di Jakarta, Selasa.

Menurut Siti Nadia, makser ganda yang direkomendasikan oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat, adalah masker medis dan masker kain berlapis tiga bahan.

Tips penggunaannya, kata Siti Nadia, masker medis dipakai di bagian dalam, sementara masker kain melapisi bagian luar.

Baca juga: Jangan gunakan masker kain tanpa dilapisi masker bedah

Tips tersebut diyakini dapat menekan risiko penularan varian virus baru yang dilaporkan lebih cepat menular, salah satunya varian Delta atau B1617.2 asal India yang kini terdeteksi di sejumlah daerah di Indonesia, kata Siti Nadia.

"Laporan dari Australia itu mengatakan kecepatan penularan dari varian Delta ini 10 sampai 15 detik. Bahkan saat orang berpapasan tanpa pakai masker sudah bisa membuat orang itu positif atau tertular," katanya.

Secara terpisah, Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Andi Khomeini, dalam Webinar Dialog Produktif Semangat Selasa, mengatakan Amerika Serikat meningkatkan penggunaan masker ganda pada warganya sebagai proteksi terhadap varian baru yang muncul.

"Masker medis di bagian dalam punya lekukan di salah satu sisinya supaya lebih fit di wajah. Menurut penelitian CDC, penggunaan masker ganda juga masih memiliki risiko tertular 10 persen tapi kan perlindungan 90 persen lebih bagus dari 60 persen (satu lapis masker)," kata dokter yang bertugas di Rumah Sakit Wisma Atlet, Jakarta itu.

Baca juga: Ini perbedaan ijin lepas masker usai vaksin di Indonesia dan AS

Baca juga: Masker transparan untuk bantu teman tuli berkomunikasi

Baca juga: Panduan terbaru pakai masker dari CDC

Pewarta : Andi Firdaus
Uploader : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2024

Terkait

Cegah penyakit pancaroba, Dokter anjurkan anak pakai masker

27 April 2024 19:07 Wib

Kemenkes wajibkan penggunaan masker mulai 15 Desember 2023 hoaks!

18 December 2023 22:49 Wib

Minimalisir dampak asap, Dinkes Murung Raya bagikan masker kepada warga

07 October 2023 6:25 Wib

BPPRD-Satpol PP bagikan masker antisipasi dampak kabut asap

06 October 2023 17:41 Wib

Bank Kalteng Cabang Kapuas bagikan masker dan vitamin gratis

06 October 2023 17:29 Wib
Terpopuler

Alfian Mawardi ingin ikuti jejak orang tuanya membangun Kapuas

Kabar Daerah - 17 May 2024 20:18 Wib

Legislator Gumas dukung 10 program pokok PKK

Kabar Daerah - 16 May 2024 13:11 Wib

Pemkab Barito Utara dapat 3.424 formasi untuk rekrutmen CPNS dan PPPK

Kabar Daerah - 15 May 2024 16:41 Wib

Pj Bupati Katingan tekankan ASN harus terus tingkatkan kapasitas

Kabar Daerah - 17 May 2024 17:39 Wib

Masyarakat Sebangau Kuala harapkan program peningkatan ekonomi

Kabar Daerah - 16 May 2024 21:15 Wib