UMPR terus tingkatkan fasilitas di Kampus II Palangka Raya
Kamis, 22 Juli 2021 12:20 WIB
Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah Ahmad Syar'i menyemen pondasi pembangunan Masjid Al-Azka di Kampus II Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) di Palangka Raya, Selasa (20/7/2021). ANTARA/HO/UM Palangkaraya
Palangka Raya (ANTARA) - Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR) terus berupaya meningkatkan fasilitas di lingkungan Kampus II UMPR di kawasan lingkar luar Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, sebagai upaya mendukung kemajuan pendidikan.
Rektor mengalokasikan anggaran Rp700 juta untuk dukungan terhadap upaya swadaya pembangunan masjid di Kampus II UMPR, kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid di Kampus II UMPR Dr Norcahyo di Palangka Raya, Rabu.
"Selain dari anggaran UMPR, ada juga partisipasi awal dari para donatur yang jumlahnya mencapai Rp200 juta," tambahnya.
Secara simbolis pembangunan masjid yang diberi nama Masjid Al-Azka ini dilaksanakan, Selasa (0/7/2021), ditandai dengan penyemenan pondasi oleh Rektor UMPR Dr Sonedi dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah Ahmad Syar'i. Kegiatan itu juga dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan universitas swasta terbesar di Kalimantan Tengah.
Dengan dibangunnya masjid tersebut diharapkan nantinya lingkungan Kampus II Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dapat menjadi salah satu pusat kajian pendidikan dan pusat kajian Islam bagi masyarakat.
Norcahyo menyebut estimasi total kebutuhan dana sekitar Rp2,5 miliar dan ditargetkan fungsional akhir tahun 2021 bersama peresmian gedung perkuliahan dan Rektorat lantai lima dan rumah susun sederhana bagi mahasiswa berlantai tiga.
"Peningkatan fasilitas di lingkungan kampus II UMPR tersebut merupakan upaya pengembangan kampus I UMPR yang terletak di Jalan RTA Kota Milono Palangka Raya," katanya.
Baca juga: UMPR salurkan bantuan kepada korban banjir di Kalsel
Pengembangan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya itu juga bentuk peningkatan kualitas universitas baik dari sisi sarana dan prasarana penunjang perkuliahan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di sisi lain dalam upaya peningkatan kualitas SDM baik para dosen pengajar maupun para mahasiswa UMPR juga terus memperkuat program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diperkenalkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.
MBKM memberikan kesempatan mahasiswa mendapat pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru, melalui beberapa kegiatan pembelajaran di luar program studinya. Program tersebut juga dinilai selaras dan penting sebagai transisi dunia pendidikan ke dunia kerja.
Baca juga: Akademisi USA dorong UMPR kembangkan "nano technology center"
Baca juga: Akademisi: Gaya hidup sehat perlu dilatih sejak dini
Rektor mengalokasikan anggaran Rp700 juta untuk dukungan terhadap upaya swadaya pembangunan masjid di Kampus II UMPR, kata Ketua Panitia Pembangunan Masjid di Kampus II UMPR Dr Norcahyo di Palangka Raya, Rabu.
"Selain dari anggaran UMPR, ada juga partisipasi awal dari para donatur yang jumlahnya mencapai Rp200 juta," tambahnya.
Secara simbolis pembangunan masjid yang diberi nama Masjid Al-Azka ini dilaksanakan, Selasa (0/7/2021), ditandai dengan penyemenan pondasi oleh Rektor UMPR Dr Sonedi dan Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Kalimantan Tengah Ahmad Syar'i. Kegiatan itu juga dilaksanakan bertepatan dengan pelaksanaan penyembelihan hewan kurban yang dilakukan universitas swasta terbesar di Kalimantan Tengah.
Dengan dibangunnya masjid tersebut diharapkan nantinya lingkungan Kampus II Universitas Muhammadiyah Palangkaraya dapat menjadi salah satu pusat kajian pendidikan dan pusat kajian Islam bagi masyarakat.
Norcahyo menyebut estimasi total kebutuhan dana sekitar Rp2,5 miliar dan ditargetkan fungsional akhir tahun 2021 bersama peresmian gedung perkuliahan dan Rektorat lantai lima dan rumah susun sederhana bagi mahasiswa berlantai tiga.
"Peningkatan fasilitas di lingkungan kampus II UMPR tersebut merupakan upaya pengembangan kampus I UMPR yang terletak di Jalan RTA Kota Milono Palangka Raya," katanya.
Baca juga: UMPR salurkan bantuan kepada korban banjir di Kalsel
Pengembangan Universitas Muhammadiyah Palangkaraya itu juga bentuk peningkatan kualitas universitas baik dari sisi sarana dan prasarana penunjang perkuliahan maupun peningkatan kualitas sumber daya manusia.
Di sisi lain dalam upaya peningkatan kualitas SDM baik para dosen pengajar maupun para mahasiswa UMPR juga terus memperkuat program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM) yang diperkenalkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Anwar Makarim.
MBKM memberikan kesempatan mahasiswa mendapat pengalaman belajar yang lebih luas dan kompetensi baru, melalui beberapa kegiatan pembelajaran di luar program studinya. Program tersebut juga dinilai selaras dan penting sebagai transisi dunia pendidikan ke dunia kerja.
Baca juga: Akademisi USA dorong UMPR kembangkan "nano technology center"
Baca juga: Akademisi: Gaya hidup sehat perlu dilatih sejak dini
Pewarta : Rendhik Andika
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
FK-FKG UMPR gelar kuliah umum bioetika dan profesionalisme dokter Muhammadiyah
11 March 2026 4:23 WIB
IMM Kalteng dukung penuh pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun
06 March 2026 17:14 WIB
Gubernur Kalteng luncurkan program D1 Vokasi Akademi Muhammadiyah Palangkaraya
06 March 2026 11:28 WIB
Pemkab Kobar siap fasilitasi pembangunan Universitas Muhammadiyah di Pangkalan Bun
05 March 2026 10:15 WIB
UMPR-SMP Muhammadiyah 1 Palangka Raya kolaborasi terapkan pembelajaran internasional
03 February 2026 16:01 WIB
UMPR dan UM Sampit kolaborasi praktikum sains dasar di laboratorium Fapertahut
30 January 2026 14:55 WIB
Halal Center UMPR perkuat sistem jaminan halal lewat audit di RSI PKU Muhammadiyah
27 January 2026 16:02 WIB
SMP Muhammadiyah 1 Palangka Raya siapkan kelas sains, tahfiz dan bilingual
22 December 2025 22:25 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Gubernur Kalteng gratiskan ribuan paket sembako untuk ojol hingga petugas kebersihan
18 March 2026 15:00 WIB
Kementerian LH soroti kinerja sampah kabupaten/kota Kalteng perlu pengawasan ketat
18 March 2026 14:16 WIB
Tinjau kapal secara langsung, Gubernur Kalteng lepas 1.400 pemudik dari Pelabuhan Sampit
16 March 2026 22:17 WIB