Pelajar di Sukamara diminta tetap taat prokes usai divaksin
Selasa, 31 Agustus 2021 7:03 WIB
Plt Kadisdik Kalteng Ahmad Syaifudi dalam kegiatan vaksinasi COVID-19 bagi peserta didik di Kabupaten Sukamara, Senin, (30/08/2021). (ANTARA/Donefrid Lalang)
Sukamara (ANTARA) - Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah Ahmad Syaifudi mengatakan, vaksinasi COVID-19 untuk pelajar akan terus dilanjutkan di seluruh kabupaten dan kota.
"Sampai semua pelajar dari usia 12-17 tahun menerima vaksin COVID-19 untuk mempercepat dan mendukung pembelajaran tatap muka," katanya di Sukamara, Senin.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri vaksinasi COVID-19 pelajar di SMAN 1 Sukamara. Dijelaskannya program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas total dari COVID-19.
Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan protokol kesehatan, sehingga harus tetap diringi disiplin penerapannya, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Baik saat ini maupun setelah menjalani vaksinasi," harapnya.
Untuk itu diharapkan dukungan semua pihak dalam upaya menyukseskan program vaksinasi ini, khususnya bagi para pelajar.
Selain itu, ia juga mengajak semua pihak mendukung tenaga kesehatan dalam melakukan upaya 3T, yaitu tracing, testing dan treatment, untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.
"Kita tetap harus disiplin menjaga diri dan bersama-sama mewujudkan kekebalan kelompok melalui vaksinasi," paparnya.
Melalui upaya vaksinasi diharapkan dapat mengurangi tingkat keparahan seseorang apabila terkonfirmasi positif COVID-19.
"Sampai semua pelajar dari usia 12-17 tahun menerima vaksin COVID-19 untuk mempercepat dan mendukung pembelajaran tatap muka," katanya di Sukamara, Senin.
Hal itu ia sampaikan saat menghadiri vaksinasi COVID-19 pelajar di SMAN 1 Sukamara. Dijelaskannya program vaksinasi tidak bertujuan untuk membuat seseorang menjadi kebal dan terbebas total dari COVID-19.
Vaksinasi juga tidak serta merta menggantikan protokol kesehatan, sehingga harus tetap diringi disiplin penerapannya, yakni memakai masker, mencuci tangan dengan sabun, menjaga jarak dan menghindari kerumunan.
"Baik saat ini maupun setelah menjalani vaksinasi," harapnya.
Untuk itu diharapkan dukungan semua pihak dalam upaya menyukseskan program vaksinasi ini, khususnya bagi para pelajar.
Selain itu, ia juga mengajak semua pihak mendukung tenaga kesehatan dalam melakukan upaya 3T, yaitu tracing, testing dan treatment, untuk meminimalisir penyebaran COVID-19.
"Kita tetap harus disiplin menjaga diri dan bersama-sama mewujudkan kekebalan kelompok melalui vaksinasi," paparnya.
Melalui upaya vaksinasi diharapkan dapat mengurangi tingkat keparahan seseorang apabila terkonfirmasi positif COVID-19.
Pewarta : Donefrid Lalang
Editor : Admin 4
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Agar memahami penting vaksinasi calon haji, PERDOKHI tekankan pentingnya edukasi
05 December 2025 12:46 WIB
Indonesia resmi nyatakan KLB Polio berakhir, upaya vaksinasi berbuah hasil
21 November 2025 15:46 WIB
RSUD Sultan Imanuddin berikan vaksinasi Hepatitis B kepada nakes di Kobar
26 January 2024 16:35 WIB, 2024
Peringati Hari Rabies Sedunia, Pemkab Murung Raya gelar vaksinasi massal
07 October 2023 16:13 WIB, 2023
Terpopuler - Sukamara
Lihat Juga
Kakanwil: Pembangunan tembok upaya penguatan sistem keamanan di Lapas Sukamara
05 February 2026 21:27 WIB
Bupati Sukamara hadiri syukuran laut dan resmikan bus DAMRI trayek Sukamara-Jelai
01 February 2026 10:06 WIB
Pemkab Sukamara dukung riset Ekspedisi Patriot perkuat basis data pembangunan
03 December 2025 7:42 WIB