Polisi tangkap belasan remaja tawuran dan aksi lempar botol
Senin, 30 Mei 2022 15:58 WIB
Ilustrasi - Anggota Satreskrim Polres Metro Jakarta Barat tangkap pelaku tawuran yang melukai korban dengan luka perut di Jalan Semeru, Grogol Petamburan Jakarta Barat, Rabu (15/1/2020). (ANTARA/HO-Polres Metro Jakarta Barat)
Jakarta (ANTARA) - Polsek Metro Tanah Abang menangkap sedikitnya 11 remaja yang diduga terlibat dalam tawuran dan aksi saling lempar botol serta petasan di kawasan Petamburan, Jakarta Pusat, pada Senin dini hari.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Tanah Abang AKP Fiernando Ardiansyah menjelaskan, belasan remaja tersebut lalu dites urine dan pendalaman lebih lanjut atas kasusnya.
"Sudah diamankan kurang lebih delapan sampai sebelas orang. Usianya kebanyakan masih anak-anak di bawah 18 tahun, masih pelajar," kata Fiernando saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Fiernando mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab tawuran tersebut. Apalagi ada aksi saling lempar botol dan petasan pada kejadian tersebut.
Dari hasil keterangan warga, tawuran di Jalan Petamburan 5, Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu terjadi pukul 00.05 WIB.
"Kita mendapat info dari warga bahwa (tawuran) sudah pecah. Kemudian anggota patroli langsung merapat ke TKP dan langsung dibubarkan," kata dia.
Polsek Tanah Abang memastikan tidak ada rumah warga rusak maupun korban luka-luka akibat tawuran ini.
Insiden tawuran warga itu sebelumnya sempat terekam dan viral di media sosial. Dari video yang diunggah akun @merekamjakarta, kedua kelompok warga saling menyerang dengan melemparkan batu dan terdengar suara petasan serta kembang api
Salah satu warga yang terlibat tawuran bahkan terlihat mengambil sejumlah botol kosong kemudian dilemparkan ke arah kelompok warga lainnya.
Saat polisi mendatangi lokasi, terlihat warga berhamburan. Bahkan ada perlawanan sebelum aksi kejar-kejaran antara polisi dan remaja yang terlibat tawuran.
Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Tanah Abang AKP Fiernando Ardiansyah menjelaskan, belasan remaja tersebut lalu dites urine dan pendalaman lebih lanjut atas kasusnya.
"Sudah diamankan kurang lebih delapan sampai sebelas orang. Usianya kebanyakan masih anak-anak di bawah 18 tahun, masih pelajar," kata Fiernando saat dikonfirmasi di Jakarta, Senin.
Fiernando mengatakan, pihaknya masih menyelidiki penyebab tawuran tersebut. Apalagi ada aksi saling lempar botol dan petasan pada kejadian tersebut.
Dari hasil keterangan warga, tawuran di Jalan Petamburan 5, Tanah Abang, Jakarta Pusat, itu terjadi pukul 00.05 WIB.
"Kita mendapat info dari warga bahwa (tawuran) sudah pecah. Kemudian anggota patroli langsung merapat ke TKP dan langsung dibubarkan," kata dia.
Polsek Tanah Abang memastikan tidak ada rumah warga rusak maupun korban luka-luka akibat tawuran ini.
Insiden tawuran warga itu sebelumnya sempat terekam dan viral di media sosial. Dari video yang diunggah akun @merekamjakarta, kedua kelompok warga saling menyerang dengan melemparkan batu dan terdengar suara petasan serta kembang api
Salah satu warga yang terlibat tawuran bahkan terlihat mengambil sejumlah botol kosong kemudian dilemparkan ke arah kelompok warga lainnya.
Saat polisi mendatangi lokasi, terlihat warga berhamburan. Bahkan ada perlawanan sebelum aksi kejar-kejaran antara polisi dan remaja yang terlibat tawuran.
Pewarta : Mentari Dwi Gayati
Editor : Ronny
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Psikolog sebut tawuran remaja jadi fenomena rutin dengan alasan sama
18 February 2024 8:43 WIB, 2024
Terpopuler - Lintas Daerah
Lihat Juga
Kasus kekerasan seksual santriwati di Pati berlanjut, polisi layangkan panggilan kedua
06 May 2026 21:55 WIB
Siswa bobol sistem keamanan NASA asal Pinrang pilih lanjut pendidikan di Unhas
06 May 2026 15:08 WIB