Spotify akan PHK karyawan pekan ini
Senin, 23 Januari 2023 14:27 WIB
Arsip Foto - Sebuah smartphone dan headset terlihat di depan proyeksi layar logo Spotify, dalam ilustrasi gambar ini diambil, Minggu (1/4/2018). ANTARA/REUTERS/Dado Ruvic/am.
Jakarta (ANTARA) - Spotify Technology dikabarkan akan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) karyawan pekan ini untuk mengurangi biaya.
Reuters mengutip laporan Bloomberg News, Senin, melaporkan jumlah karyawan yang terkena PHK belum diketahui. Spotify juga belum memberikan tanggapan atas isu itu.
Perusahaan teknologi mengurangi jumlah karyawan sejak tahun lalu karena ada perubahan permintaan akibat pandemi. Ketika pandemi baru melanda dunia, permintaan konsumen terhadap layanan meningkat.
Namun, permintaan berkurang sehingga perusahaan perlu melakukan PHK demi mengurangi biaya perusahaan di tengah kondisi perekonomian yang lesu.
Beberapa minggu belakangan sejumlah perusahaan teknologi sudah mengumumkan rencana PHK karyawan. Perusahaan induk Google Alphabet Inc berencana mengurangi 12.000 pekerjaan, sementara Microsoft sebanyak 10.000 pekerjaan.
Amazon juga melakukan PHK karyawan yang diperkirakan akan berdampak pada 18.000 posisi.
Sebelumnya, Meta Platform dan Twitter Inc telah melakukan PHK kepada ribuan karyawan pada tahun lalu.
Reuters mengutip laporan Bloomberg News, Senin, melaporkan jumlah karyawan yang terkena PHK belum diketahui. Spotify juga belum memberikan tanggapan atas isu itu.
Perusahaan teknologi mengurangi jumlah karyawan sejak tahun lalu karena ada perubahan permintaan akibat pandemi. Ketika pandemi baru melanda dunia, permintaan konsumen terhadap layanan meningkat.
Namun, permintaan berkurang sehingga perusahaan perlu melakukan PHK demi mengurangi biaya perusahaan di tengah kondisi perekonomian yang lesu.
Beberapa minggu belakangan sejumlah perusahaan teknologi sudah mengumumkan rencana PHK karyawan. Perusahaan induk Google Alphabet Inc berencana mengurangi 12.000 pekerjaan, sementara Microsoft sebanyak 10.000 pekerjaan.
Amazon juga melakukan PHK karyawan yang diperkirakan akan berdampak pada 18.000 posisi.
Sebelumnya, Meta Platform dan Twitter Inc telah melakukan PHK kepada ribuan karyawan pada tahun lalu.
Pewarta : Natisha Andarningtyas
Editor : Admin Kalteng
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Legislator Kotim tegaskan perusahaan tidak boleh terlambat bayar THR karyawan
11 March 2026 5:27 WIB
Anggota DPR minta PLN jaga pasokan listrik selama Ramadhan hingga Idul Fitri
28 February 2026 6:43 WIB
Standar keamanan AI dipertanyakan setelah mantan karyawan xAI soroti risiko Grok
16 February 2026 15:56 WIB
Sigit K Yunianto: Peringatan Maulid Nabi Muhammad jadi seruan kedamaian bangsa
11 September 2025 12:49 WIB