DKPP Seruyan maksimalkan sistem sewa Alsintan
Selasa, 28 Februari 2023 14:22 WIB
Bupati Seruyan Yulhaidir (kiri) saat menyerahkan bantuan alsintan kepada kepala DKPp Seruyan Albidinnor (kanan) di Kuala Pembuang, (13/12/2022).ANTARA/HO-Prokom Seruyan.
Kuala Pembuang (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan, Kalimantan Tengah melalui Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) setempat, terus berupaya memaksimalkan sektor pertanian, salah satunya dengan mengatur sistem sewa alat mesin pertanian (Alsintan).
"Sesuai arahan Bupati Yulhaidir kepada kami, sektor pertanian harus lebih dimaksimalkan, termasuk memberikan kemudahan bagi petani hingga peningkatan hasil panen padi," kata Kepala DKPP Seruyan Albidinnor di Kuala Pembuang, Selasa.
Dia mengatakan, salah satu upaya yang pihaknya lakukan saat ini adalah dengan memastikan sirkulasi sistem sewa alat mesin pertanian (alsintan) yang ada tersebut dapat berjalan dengan baik, dalam artian setiap petani bisa menikmati kemudahan tersebut.
"Saat ini sirkulasi sewa alsintan untuk para petani kita berjalan dengan baik. Silahkan bisa dicek langsung, hal ini pasti dapat memberikan kemudahan petani kita di Seruyan karena dari segi biaya sewa juga tidak begitu besar," ungkapnya.
Dikatakan, untuk sewa exavator Rp650 ribu, mesin panen padi Rp400 ribu, pompa air Rp20 ribu, handtraktor Rp20 ribu dan cultivator Rp15 ribu masing-masing per hari dan hal tersebut berlaku saat mesin baru.
"Jadi sewanya juga tidak seberapa dan semakin lama alsintan, maka harga sewanya juga akan menurun sesuai keadaan alat tersebut," jelasnya.
Baca juga: Pemkab Seruyan dan Melawi kerja sama mudahkan pelayanan kesehatan
Albidinnor mengatakan, selama ini para petani yang menyewa alsintan mengembalikannya dengan tepat waktu, kemudian petani sangat mendukung hal tersebut bisa dilihat dari Pendapatan Asli Daerah di sektor tersebut dari retribusi petani yang menyewa alsintan.
"Tahun anggaran 2022 kemarin, kita berhasil merealisasikan PAD yang lumayan besar dari sewa alsintan, yaitu realisasinya kita hampir Rp300 juta," tambahnya.
Untuk diketahui, sistem sewa alsintan ini diberlakukan untuk membantu dan memudahkan masyarakat petani dalam mengelola lahan pertanian yang mereka miliki, agar tidak kesilulitan dalam melakukan aktivitas pertanian misalnya mengolah lahan hingga panen.
Baca juga: Bupati Seruyan: Desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan daerah
Baca juga: Musrenbangcam di Seruyan diharapkan mampu maksimalkan program pembangunan
Baca juga: Bupati Seruyan harapkan masyarakat manfaatkan program beasiswa
"Sesuai arahan Bupati Yulhaidir kepada kami, sektor pertanian harus lebih dimaksimalkan, termasuk memberikan kemudahan bagi petani hingga peningkatan hasil panen padi," kata Kepala DKPP Seruyan Albidinnor di Kuala Pembuang, Selasa.
Dia mengatakan, salah satu upaya yang pihaknya lakukan saat ini adalah dengan memastikan sirkulasi sistem sewa alat mesin pertanian (alsintan) yang ada tersebut dapat berjalan dengan baik, dalam artian setiap petani bisa menikmati kemudahan tersebut.
"Saat ini sirkulasi sewa alsintan untuk para petani kita berjalan dengan baik. Silahkan bisa dicek langsung, hal ini pasti dapat memberikan kemudahan petani kita di Seruyan karena dari segi biaya sewa juga tidak begitu besar," ungkapnya.
Dikatakan, untuk sewa exavator Rp650 ribu, mesin panen padi Rp400 ribu, pompa air Rp20 ribu, handtraktor Rp20 ribu dan cultivator Rp15 ribu masing-masing per hari dan hal tersebut berlaku saat mesin baru.
"Jadi sewanya juga tidak seberapa dan semakin lama alsintan, maka harga sewanya juga akan menurun sesuai keadaan alat tersebut," jelasnya.
Baca juga: Pemkab Seruyan dan Melawi kerja sama mudahkan pelayanan kesehatan
Albidinnor mengatakan, selama ini para petani yang menyewa alsintan mengembalikannya dengan tepat waktu, kemudian petani sangat mendukung hal tersebut bisa dilihat dari Pendapatan Asli Daerah di sektor tersebut dari retribusi petani yang menyewa alsintan.
"Tahun anggaran 2022 kemarin, kita berhasil merealisasikan PAD yang lumayan besar dari sewa alsintan, yaitu realisasinya kita hampir Rp300 juta," tambahnya.
Untuk diketahui, sistem sewa alsintan ini diberlakukan untuk membantu dan memudahkan masyarakat petani dalam mengelola lahan pertanian yang mereka miliki, agar tidak kesilulitan dalam melakukan aktivitas pertanian misalnya mengolah lahan hingga panen.
Baca juga: Bupati Seruyan: Desa menjadi ujung tombak dalam pembangunan daerah
Baca juga: Musrenbangcam di Seruyan diharapkan mampu maksimalkan program pembangunan
Baca juga: Bupati Seruyan harapkan masyarakat manfaatkan program beasiswa
Pewarta : Radianor
Editor : Admin 3
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Disperindag Palangka Raya tingkatkan PAD melalui sewa gedung milik pemkot
31 January 2024 13:30 WIB, 2024
Pemkot Palangka Raya tarik sewa pertokoan milik pemerintah untuk tingkatkan PAD
05 December 2023 14:44 WIB, 2023
Terpopuler - Seruyan
Lihat Juga
OJK-Pemkab Seruyan tingkatkan pemahaman pelaku UMKM tentang keuangan syariah
19 September 2025 7:32 WIB
Kembali gelar reses, DPRD Seruyan serap aspirasi pembangunan di Sungai Perlu
23 January 2025 13:39 WIB, 2025