Palangka Raya (ANTARA) - Pemerintah Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah melalui Dinas Perdagangan Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perindustrian (DPKUKMP) setempat menggelar operasi pasar murah di sejumlah kecamatan di daerah itu.

Kepala DPKUKMP Kota Palangka Raya Samsul Rizal di Palangka Raya, Rabu mengatakan paket sembilan bahan pokok atau sembako yang disediakan dalam operasi pasar murah sebanyak 5.000 paket.

"Mulai besok kita akan melaksanakan operasi pasar murah di empat kecamatan di Kota Palangka Raya dan paket sembako tersebut juga disubsidi pemerintah per paketnya," katanya.

Baca juga: Stok pangan di Palangka Raya aman hingga Idul Fitri

Dia menuturkan, paket sembako yang akan dijual ke masyarakat dengan harga Rp100 ribu dan disubsidi sebesar Rp50 ribu rupiah. Sedangkan harga normal paket sembako sebelum disubsidi sebesar Rp150 ribu.

Pelaksanaan operasi pasar murah pada Kamis (30/3) siang, di sejumlah kelurahan yakni Kelurahan Palangka, Menteng, Bukit Tunggal dan Panarung.

"Tujuan dari kegiatan ini membantu masyarakat yang tidak mampu, apalagi di momentum hari-hari keagamaan yakni Bulan Suci Ramadhan. Ini juga menjaga ketahanan pangan di tengah masyarakat serta dan meningkatkan daya beli masyarakat di tengah kondisi seperti ini," katanya.

Baca juga: Pemkot Palangka Raya subsidi sembako murah sebanyak 1.000 paket untuk masyarakat

Samsul Rizal mengungkapkan, paket sembako yang dijual ke masyarakat dalam operasi pasar murah yakni seperti minyak goreng, beras lima kilogram, gula serta beberapa lainnya.

Paket sembako yang dijual ke masyarakat, adalah bahan pokok yang selama ini sangat dibutuhkan masyarakat apalagi saat di Bulan Suci Ramadhan 1444 Hijriah seperti ini.

"Semoga kegiatan yang dilakukan bisa bisa bermanfaat bagi masyarakat dan juga menekan inflasi daerah di Bulan Suci Ramadhan," bebernya Samsul Rizal.

Baca juga: DPRD apresiasi Pemkot Palangka Raya intervensi harga bahan pokok jelang Ramadhan

Sebelumnya, Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin meminta jajarannya termasuk Tim Penanggulangan Inflasi Daerah (TPID), pada Ramadhan hingga Idul Fitri 1444 Hijriah, maksimal dalam mengendalikan harga bahan pangan, mencegah inflasi dan memastikan stok kebutuhan bahan pangan tercukupi.

Salah satu upaya tersebut seperti pelaksanaan operasi pasar yang menjadi agenda Pemerintah "Kota Cantik" dalam upaya menekan inflasi pada momen Ramadhan dan Idul Fitri.

"Saya juga minta warga jangan panik, belanja dengan bijak, jangan sampai menumpuk pembeliannya, karena akan menyebabkan kekosongan di pasar sehingga barang jadi langka dan harga mahal," kata Fairid.

Baca juga: Tim gabungan sidak pasar Palangka Raya cegah penimbunan bapok

Baca juga: Berikut delapan titik lokasi Pasar Ramadhan di Palangka Raya

Pewarta : Adi Wibowo
Uploader : Ronny
Copyright © ANTARA 2024