Lomba Malamang menarik perhatian masyarakat Bartim
Minggu, 7 Mei 2023 10:40 WIB
Peserta Lomba Malamang dari Kecamatan Awang memasak lamang dengan cara dipanggang dengan bara api pada Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2023 di Tamiang Layang, Sabtu (6/5/2023). Juara I Lomba Malamang diraih Kecamatan Awang. ANTARA/Habibullah
Tamiang Layang (ANTARA) - Masyarakat Barito Timur, Kalimantan Tengah sangat antusias menyaksikan lomba Malamang yang menjadi salah satu cabang lomba pada Festival Budaya Nansarunai Jajaka 2023.
"Lomba Malamang ini juga sekaligus untuk melestarikan budaya kita Kabupaten Barito Timur," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Barito Timur Herawani di Tamiang Layang, Minggu.
Menurutnya, lomba malamang, manyipet dan balogo selalu ada dalam FBNJ. Hal ini untuk melestarikan tradisi budaya sekaligus memperkenalkan makanan lamang khas Barito Timur sebagai pilihan kuliner.
Tradisi malamang adalah mengolah atau membuat penganan lamang. Lamang merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan dan dimasak dengan santan dalam bambu muda, dengan cara dipanggang di atas bara api sebagaimana dibuat dengan kearifan lokal.
Herawani berharap, lamang yang dibuat secara menarik yang bisa dikenalkan mulai tingkat daerah, nasional dan internasional hingga bisa dikenal wisatawan lokal dan mancanegara.
Baca juga: Wabup Bartim: FBNJ tumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri
Lomba malamang yang diikuti perwakilan kecamatan di Barito Timur yang memberikan penampilan terbaik mereka, mulai dari kostum pakaian, kerja sama tim serta penyajian dan cita rasa dari lamang yang disajikan.
Waktu maksimal yang diberikan empat jam 30 menit untuk membuat lima buah lamang. Jika melebihi waktu maka akan ada sanksi berupa pengurangan nilai. Demikian juga jika berkomunikasi dengan pihak luar yang bukan bagian satu tim peserta lomba malamanag.
Dari seluruh peserta yang ikut Lomba Malamang mendapatkan penilaian sengit dari dewan juri. Skor akhir, juara I diraih Kecamatan Awang yang dipimpinan Camat Awang Fernando.
Juara II diraih Kecamatan Benua Lima yang dipimpin Camat Benua Lima Bewini Nahas dan juara III diraih Kecamatan Patangkep Tutui yang dipimpin Camat Patangkep Tutui Simon Stevins Oktavianus.
"Pemenang akan diikutsertakan dalam Lomba Malamang pada Festival Budaya Isen Mulang FBIM 2023 yang digelar tidak begitu lama lagi di Palangka Raya," kata Herawani.
Baca juga: Pemkab Bartim berkomitmen beri pelayanan publik tanpa adanya korupsi
Baca juga: Pemkab Bartim kembali evaluasi program TPPS tekan stunting 2023
Baca juga: Bupati Bartim ajak semua elemen dukung peningkatan dunia pendidikan
"Lomba Malamang ini juga sekaligus untuk melestarikan budaya kita Kabupaten Barito Timur," kata Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Barito Timur Herawani di Tamiang Layang, Minggu.
Menurutnya, lomba malamang, manyipet dan balogo selalu ada dalam FBNJ. Hal ini untuk melestarikan tradisi budaya sekaligus memperkenalkan makanan lamang khas Barito Timur sebagai pilihan kuliner.
Tradisi malamang adalah mengolah atau membuat penganan lamang. Lamang merupakan makanan yang terbuat dari beras ketan dan dimasak dengan santan dalam bambu muda, dengan cara dipanggang di atas bara api sebagaimana dibuat dengan kearifan lokal.
Herawani berharap, lamang yang dibuat secara menarik yang bisa dikenalkan mulai tingkat daerah, nasional dan internasional hingga bisa dikenal wisatawan lokal dan mancanegara.
Baca juga: Wabup Bartim: FBNJ tumbuhkan kecintaan terhadap budaya sendiri
Lomba malamang yang diikuti perwakilan kecamatan di Barito Timur yang memberikan penampilan terbaik mereka, mulai dari kostum pakaian, kerja sama tim serta penyajian dan cita rasa dari lamang yang disajikan.
Waktu maksimal yang diberikan empat jam 30 menit untuk membuat lima buah lamang. Jika melebihi waktu maka akan ada sanksi berupa pengurangan nilai. Demikian juga jika berkomunikasi dengan pihak luar yang bukan bagian satu tim peserta lomba malamanag.
Dari seluruh peserta yang ikut Lomba Malamang mendapatkan penilaian sengit dari dewan juri. Skor akhir, juara I diraih Kecamatan Awang yang dipimpinan Camat Awang Fernando.
Juara II diraih Kecamatan Benua Lima yang dipimpin Camat Benua Lima Bewini Nahas dan juara III diraih Kecamatan Patangkep Tutui yang dipimpin Camat Patangkep Tutui Simon Stevins Oktavianus.
"Pemenang akan diikutsertakan dalam Lomba Malamang pada Festival Budaya Isen Mulang FBIM 2023 yang digelar tidak begitu lama lagi di Palangka Raya," kata Herawani.
Baca juga: Pemkab Bartim berkomitmen beri pelayanan publik tanpa adanya korupsi
Baca juga: Pemkab Bartim kembali evaluasi program TPPS tekan stunting 2023
Baca juga: Bupati Bartim ajak semua elemen dukung peningkatan dunia pendidikan
Pewarta : Habibullah
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Lomba Malamang jadi sarana promosi kudapan tradisional khas Kalimantan Tengah
25 May 2023 18:51 WIB, 2023
Disbudparpora Barut lestarikan kuliner tradisional khas Dayak 'Malamang'
16 November 2020 17:02 WIB, 2020
Terpopuler - Barito Timur
Lihat Juga
Bupati Bartim tandatangani verifikasi IPPR dan RDTR di Kementerian ATR/BPN
12 February 2026 22:34 WIB
Musrenbangcam Patangkep Tutui hasilkan 50 usulan prioritas pembangunan 2027
12 February 2026 16:56 WIB
Penghargaan ke PT Bartim Coalindo berpolemik, BPBD Damkar Bartim minta maaf
11 February 2026 16:45 WIB
Perkuat dasar perencanaan anggaran 2027, Pemkab Bartim susun SHS dan HSPK
09 February 2026 13:37 WIB
Bupati Bartim ingin kolam renang Patianom dikelola secara efektif dan berkesinambungan
05 February 2026 17:22 WIB