KPK bersama Pemprov Kalteng cegah korupsi melalui keluarga berintegritas
Jumat, 4 Agustus 2023 11:19 WIB
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana (lima dari kiri) didampingi Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran dan lainnya, membuka bimtek keluarga berintegritas di Palangka Raya, Jumat, (4/8/2023). (ANTARA/Muhammad Arif Hidayat)
Palangka Raya (ANTARA) - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengoptimalkan upaya pencegahan korupsi dengan mewujudkan keluarga yang berintegritas.
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, maka hari ini pihaknya melaksanakan bimbingan teknis keluarga berintegritas yang diikuti para kepala daerah dan pasangan di Kalimantan Tengah, serta para kepala perangkat daerah dan pasangan lingkup provinsi.
"Melalui kegiatan ini, kami mendidik masyarakat sampai dengan pejabat supaya memahami apa itu korupsi dan dampaknya seperti apa, kemudian menanamkan nilai-nilai antikorupsi," tegasnya.
Nilai-nilai antikorupsi dimaksud meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras yang diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata.
"Kalau semua itu bisa diimplementasikan, saya kira tidak ada lagi istri yang mendorong suami mendapatkan sesuatu yang di luar pendapatan resmi, dan lainnya," jelasnya.
Wawan Wardiana berharap melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, khususnya keluarga pejabat di Kalimantan Tengah benar-benar berintegritas sehingga upaya pencegahan korupsi semakin optimal.
Baca juga: Rusak dan dikeluhkan warga, Gubernur desak Pusat perbaiki jalan nasional di Pangkalan Banteng
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, kegiatan pendidikan antikorupsi yang diselenggarakan oleh KPK pada hari ini, merupakan yang kedua setelah sebelumnya juga pernah terlaksana.
"Dan kegiatan hari ini sangat luar biasa, bahwa ini mengenai keluarga berintegritas, berarti lingkup kecil yakni lingkup keluarga. Kalau kemarin secara luas, maka ini semakin kecil dan lebih spesifik lagi," terangnya.
Dia berharap melalui berbagai upaya yang dilakukan secara optimal dalam pencegahan maupun pemberantasan, dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas dari korupsi.
"Dengan sistem yang dibuat oleh KPK maupun pemerintahan, baik dari sisi perencanaan hingga penganggaran dan lainnya, dapat terwujudnya keinginan kita bersama supaya Indonesia serta Kalimantan Tengah bebas dari korupsi," ucapnya.
Baca juga: Pemprov matangkan persiapan Gema Tabligh Akbar Kalimantan Tengah
Baca juga: Kalteng terima Insentif Fiskal Pengendalian Inflasi dari Pusat, berikut besarannya
Baca juga: Gubernur tegaskan atlet PON harus berasal dari Kalteng
Deputi Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, maka hari ini pihaknya melaksanakan bimbingan teknis keluarga berintegritas yang diikuti para kepala daerah dan pasangan di Kalimantan Tengah, serta para kepala perangkat daerah dan pasangan lingkup provinsi.
"Melalui kegiatan ini, kami mendidik masyarakat sampai dengan pejabat supaya memahami apa itu korupsi dan dampaknya seperti apa, kemudian menanamkan nilai-nilai antikorupsi," tegasnya.
Nilai-nilai antikorupsi dimaksud meliputi jujur, mandiri, tanggung jawab, berani, sederhana, peduli, disiplin, adil, dan kerja keras yang diharapkan dapat diimplementasikan secara nyata.
"Kalau semua itu bisa diimplementasikan, saya kira tidak ada lagi istri yang mendorong suami mendapatkan sesuatu yang di luar pendapatan resmi, dan lainnya," jelasnya.
Wawan Wardiana berharap melalui pelaksanaan bimbingan teknis ini, khususnya keluarga pejabat di Kalimantan Tengah benar-benar berintegritas sehingga upaya pencegahan korupsi semakin optimal.
Baca juga: Rusak dan dikeluhkan warga, Gubernur desak Pusat perbaiki jalan nasional di Pangkalan Banteng
Gubernur Kalimantan Tengah Sugianto Sabran mengatakan, kegiatan pendidikan antikorupsi yang diselenggarakan oleh KPK pada hari ini, merupakan yang kedua setelah sebelumnya juga pernah terlaksana.
"Dan kegiatan hari ini sangat luar biasa, bahwa ini mengenai keluarga berintegritas, berarti lingkup kecil yakni lingkup keluarga. Kalau kemarin secara luas, maka ini semakin kecil dan lebih spesifik lagi," terangnya.
Dia berharap melalui berbagai upaya yang dilakukan secara optimal dalam pencegahan maupun pemberantasan, dapat mewujudkan Kalimantan Tengah yang bebas dari korupsi.
"Dengan sistem yang dibuat oleh KPK maupun pemerintahan, baik dari sisi perencanaan hingga penganggaran dan lainnya, dapat terwujudnya keinginan kita bersama supaya Indonesia serta Kalimantan Tengah bebas dari korupsi," ucapnya.
Baca juga: Pemprov matangkan persiapan Gema Tabligh Akbar Kalimantan Tengah
Baca juga: Kalteng terima Insentif Fiskal Pengendalian Inflasi dari Pusat, berikut besarannya
Baca juga: Gubernur tegaskan atlet PON harus berasal dari Kalteng
Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Editor : Admin 2
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kasus internal BNI, dirut pastikan pengembalian dana umat Gereja Aek Nabara Rp28 miliar
21 April 2026 22:40 WIB
Pemkab Barito Utara komitmen wujudkan tata kelola keuangan daerah transparan dan akuntabel
18 April 2026 16:07 WIB
Aksi cepat mahasiswa FH UI diapresiasi Komisi III DPR terkait dugaan kekerasan seksual
15 April 2026 15:46 WIB
Terpopuler - Prov. Kalimantan Tengah
Lihat Juga
Kerukunan Keluarga Kotawaringin Barat komitmen perkuat peran membangun Kalteng
27 April 2026 14:54 WIB
Kalteng raih penghargaan nasional, pacu digitalisasi dan akses pendidikan inklusif
25 April 2026 11:25 WIB